Warga Binaan Lapas Banjarmasin Sulap Kaleng Cat Bekas Jadi Tempat Sampah
Banjarmasin, INFO_PAS - Program Pembinaan Kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus dikembangkan melalui kegiatan produktif dan aplikatif. Senin (9/2), Warga Binaan ikuti pembuatan tempat sampah dari ember cat bekas yang dilengkapi kerangka besi dengan pendampingan Seksi Kegiatan Kerja (Giatja).
Kegiatan ini diarahkan pada pengembangan keterampilan kerja sekaligus pemanfaatan barang bekas bernilai guna. Di bawah bimbingan petugas Giatja, Warga Binaan membersihkan ember cat bekas, melakukan pengecatan ulang, serta memberi penanda klasifikasi sampah organik dan nonorganik. Selanjutnya, ember dipasangi kerangka besi melalui proses pengelasan sederhana agar lebih kokoh dan aman digunakan.

Setelah proses perakitan, hasil karya dirapikan dan disiapkan untuk dimanfaatkan. Tempat sampah tersebut direncanakan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di lingkungan Lapas Banjarmasin guna mendukung kebersihan dan pengelolaan sampah yang lebih tertib.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pendampingan Seksi Giatja menjadi kunci keberhasilan pembinaan kemandirian.
“Melalui pendampingan yang terarah, Warga Binaan tidak hanya beraktivitas, tetapi memperoleh keterampilan kerja yang dapat diterapkan. Pembuatan tempat sampah dari ember cat bekas ini menjadi contoh pembinaan sederhana namun berdampak nyata,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, ZA, yang terlibat langsung mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut.
“Kami belajar membuat rangka besi agar ember lebih kuat dan bisa digunakan. Kegiatan ini menantang dan hasilnya bermanfaat langsung di Lapas,” tuturnya.
Lapas Banjarmasin terus berupaya membentuk Warga Binaan yang terampil, produktif, dan bertanggung jawab, sekaligus menghadirkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan tertata. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


