Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Pelajari Bahasa Indonesia lewat Materi Lawakan Tunggal
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan gelar pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C dengan materi memahami pesan dan makna dalam teks monolog lawakan tunggal, Selasa (20/10). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Belajar Lapas ini mengajak Warga Binaan mengenali kritik, sindiran, nasihat, serta pesan kehidupan dalam humor sekaligus mengasah kemampuan literasi dan berpikir kritis.
Lapas Narkotika Karang Intan melibatkan petugas, Muhammad Yoshfian Rahman, sebagai tutor perpanjangan dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Kecamatan Karang Intan. Dalam pembelajaran tersebut, ia mengajak Warga Binaan memahami bahwa lawakan tunggal tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi media penyampaian pandangan, kritik sosial, dan pesan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Yoshfi menjelaskan bahwa memahami teks monolog lawakan tunggal memerlukan kemampuan menyimak dan menafsirkan maksud pembicara. Ia mengarahkan peserta untuk memperhatikan pilihan kata, konteks pembicaraan, serta pesan tersirat agar memahami makna yang ingin disampaikan melalui humor.
“Kami mengajak Warga Binaan memahami bahwa humor tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga mengandung kritik, nasihat, dan pesan kehidupan. Pembelajaran ini melatih mereka untuk lebih cermat menyimak, memahami maksud pembicara, dan berpikir kritis dalam menangkap pesan yang tersirat,” jelas Yoshfi.
Salah satu Warga Binaan peserta Pendidikan Kesetaraan Paket C berinisial MS memperoleh pengetahuan baru melalui materi tersebut. Ia menilai pembelajaran ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya mencermati pesan dalam sebuah percakapan maupun pertunjukan humor.
“Saya baru memahami bahwa lawakan tunggal ternyata memiliki pesan yang lebih dalam dari sekadar humor. Saya belajar memperhatikan maksud dari setiap perkataan dan memahami pesan yang ingin disampaikan. Materinya menarik dan menambah pengetahuan saya dalam pelajaran Bahasa Indonesia,” ungkap MS.
Melalui kerja sama dengan PKBM Annisa, Lapas Narkotika Karang Intan terus kembangkan pendidikan kesetaraan sebagai pembinaan kepribadian Warga Binaan. Program ini mencerminkan komitmen lapas dalam memenuhi hak pendidikan sekaligus memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


