Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Ikuti Penyuluhan HIV/AIDS dan Skrining Kesehatan

Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Ikuti Penyuluhan HIV/AIDS dan Skrining Kesehatan

Pangkalpinang, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang bersama Puskesmas Taman Sari Kota Pangkalpinang terus perkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit bagi Warga Binaan. Upaya tersebut dilaksanakan melalui penyuluhan HIV/AIDS yang dilanjutkan dengan skrining Tuberkulosis (TBC) dan HIV di Klinik Pratama Cempaka Lapas Perempuan Pangkalpinang, Selasa (8/9).

Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rina Setiari, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Puskesmas Taman Sari dalam memberikan edukasi sekaligus layanan kesehatan kepada Warga Binaan. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus meningkatkan kesadaran Warga Binaan untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara dini.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi Warga Binaan sehingga mereka makin memahami tentang HIV/AIDS, cara penularannya, pencegahannya, serta pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” ujar Rina.

Senada, Kepala Puskesmas Taman Sari, Gusti Olivianti, menekankan pentingnya upaya bersama dalam mencegah penyebaran penyakit dan memutus rantai penularannya. “Kita terus melaksanakan pengobatan dalam mencegah peningkatan dan memutuskan rantai penyakitnya. Jadi, tugas kita adalah memutus rantai penyakit tersebut,” ungkapnya.

Pada sesi penyuluhan, dr. Desy memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, mulai dari pengertian HIV dan AIDS sebagai kondisi yang berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Materi juga mencakup cara penularan HIV melalui hubungan seksual, darah atau produk darah yang terinfeksi, penggunaan jarum suntik secara bergantian, dan penularan dari ibu kepada bayi selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui.

Warga Binaan turut diberikan pemahaman mengenai gejala HIV/AIDS, pentingnya deteksi dini melalui tes HIV, dan langkah-langkah pencegahan. dr. Desy juga menjelaskan HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari, seperti bersentuhan, berpelukan, berbagi alat makan dan minum, menggunakan toilet umum, maupun berenang bersama.

“Melalui penyuluhan ini, kami memberikan pemahaman mengenai HIV/AIDS, cara penularan, gejala, pencegahan, dan pentingnya deteksi  dini melalui tes HIV,” ujar dr. Desy.

Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan skrining TBC dan HIV di Klinik Pratama Cempaka Lapas Perempuan Pangkalpinang. Skrining dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Taman Sari dengan melibatkan petugas kesehatan Klinik Pratama Cempaka.

Melalui rangkaian kegiatan edukasi dan skrining tersebut, Lapas Perempuan Pangkalpinang bersama Puskesmas Taman Sari berupaya memperkuat langkah promotif dan preventif sehingga Warga Binaan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai HIV/AIDS, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0