Warga Binaan Rutan Marabahan Belajar Produksi Makaroni Goreng Bernilai Jual
Marabahan, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan terus kembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan tata boga pelatihan pembuatan makaroni goreng bernilai jual kepada Warga Binaan, Senin (13/4). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya bekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai usaha setelah kembali ke masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan di bawah pengawasan petugas bimbingan kerja, Haryono, yang turut membimbing proses produksi mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan. Selain mengasah keterampilan memasak, Warga Binaan juga diperkenalkan pada konsep dasar produk layak jual, seperti kebersihan, cita rasa, dan tampilan.
Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menyampaikan bahwa program ini merupakan inovasi dalam pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan. “Kami berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak monoton dengan menambah variasi keterampilan bagi Warga Binaan. Kegiatan ini diharapkan memberikan bekal yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Haryono menjelaskan bahwa Warga Binaan diberikan arahan sekaligus praktik langsung selama proses berlangsung. “Kami mengajarkan mulai dari pengolahan hingga pengemasan agar produk ini layak dijual. Rencananya, hasil produksi makaroni goreng ini akan dipasarkan melalui koperasi,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, U, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari program tersebut. “Kami senang bisa belajar membuat makaroni goreng yang bisa dijual. Dari sini, kami mendapatkan pengalaman baru sekaligus memahami bagaimana sebuah produk dihasilkan hingga siap dipasarkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat lebih produktif serta memiliki kesiapan keterampilan dalam menjalani kehidupan setelah bebas. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


