WBP Lapas Tabanan Rampungkan Rehabilitasi Sosial & Pelatihan Kemandirian Bersertifikat

WBP Lapas Tabanan Rampungkan Rehabilitasi Sosial & Pelatihan Kemandirian Bersertifikat

Tabanan, INFO_PAS - Bertempat di Aula Candra Prabhawa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, dilaksanakan penutupan Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan dan Pelatihan Kemandirian Bersertifikat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (1/10). Kegiatan ini dihadiri perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tabanan, Yayasan Bali Samsara, dan Tim Kelompok Kerja Rehabilitasi Sosial Narkotika Lapas Tabanan Tahun 2021.

Kegiatan diawali dengan laporan kegiatan Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan dan Pelatihan Kemandirian Bersertifikat oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Igap Mahendra.  "Rehabilitasi sosial dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan, sementara pelatihan kemandirian bersertifikat juga dilaksanakan dalam kurun waktu enam, bulan, dengan dua jenis pelatihan, yaitu pelatihan pembuatan pin dan pelatihan pengelasan,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Yayasan Bali Samsara yang merupakan konselor adiksi, Made Dharmayasa, seraya menyampaikan apresiasi kepada Lapas Tabanan, terutama peserta rehabilitasi, yang sukses mengikuti program pembinaan hingga selesai. Ia berharap setelah mengikuti program rehabilitasi, WBP penyalahguna narkotika bisa bertahan dengan pemulihannya dan terbebas dari kecanduan narkoba, baik selama menjalani sisa pidana maupun nanti setelah kembali ke masyarakat.

“Saya bangga sekali dari keseluruhan kegiatan rehabilitasi yang tingkat kesuksesannya mencapai 85%. Semoga tetap bisa dipertahankan pemulihannya,” harap pria yang akrab disapa Bro Belgi.

Kepala Lapas Tabanan, Budiman Kusumah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga program rehabilitasi maupun pelatihan kemandirian berjalan dengan lancar sampai akhir. Ia juga menjelaskan pentingnya kegiatan tersebut karena merupakan pembinaan dan tugas utama Lapas.

“Rehabilitasi bertujuan sebagai pemulihan bagi pecandu/penyalahguna narkotika, sementara pelatihan kemandirian merupakan bekal bagi WBP agar memiliki keterampilan ketika kembali ke masyarakat setelah bebas,” terangnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Deklarasi Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba di mana Lapas Tabanan berkomitmen untuk memerangi penyalahgunaa dan menyukseskan zero halinar serta optimalisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba. (IR)

 

Kontributor: Lapas Tabanan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0