WBP Rutan Mamuju Tarawih Berjamaah Bersama Kadiv PAS

Mamuju, INFO_PAS – Bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh Umat Islam, tak terkecuali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju. Bagi mereka, Ramadhan adalah bulan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar mendapatkan berkah dan ampunannya.  Saat mengikuti Salat Tarawih di Rutan Mamuju Bersama Kepala Rutan Mamuju, Abd. Rachman, Senin (29/5) malam, Kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Farid Junaedi, menyebut Bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan kemenangan dimana setan-setan dibelenggu. “Kita tidak boleh menyia-nyiakan begitu saja, harus merencanakan dengan matang karena banyak orang yang melaksanakan puasa tetapi hanya mendapatkan haus dan lapar saja,” ujarnya di hadapan para WBP. Ia meminta para WBP agar merencanakan, membuat target, dan berkomitmen untuk memanfaatkan Bulan Ramadhan dengan beribadah sebaik-baiknya guna mendapatkan ridha dan

WBP Rutan Mamuju Tarawih Berjamaah Bersama Kadiv PAS
Mamuju, INFO_PAS – Bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh Umat Islam, tak terkecuali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju. Bagi mereka, Ramadhan adalah bulan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar mendapatkan berkah dan ampunannya.  Saat mengikuti Salat Tarawih di Rutan Mamuju Bersama Kepala Rutan Mamuju, Abd. Rachman, Senin (29/5) malam, Kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Farid Junaedi, menyebut Bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan kemenangan dimana setan-setan dibelenggu. “Kita tidak boleh menyia-nyiakan begitu saja, harus merencanakan dengan matang karena banyak orang yang melaksanakan puasa tetapi hanya mendapatkan haus dan lapar saja,” ujarnya di hadapan para WBP. Ia meminta para WBP agar merencanakan, membuat target, dan berkomitmen untuk memanfaatkan Bulan Ramadhan dengan beribadah sebaik-baiknya guna mendapatkan ridha dan rahmat Allah SWT. “Pertama, Saudara harus berencana dan punya target, misalnya menghatamkan Al-Quran dengan mengaji satu hari satu jus. Kedua, Saudara harus punya skala prioritas karena belum tentu kita bisa dipertemukan dengan Bulan Ramadhan kembali, misalnya hari ini saya ingin uang Rp. 10.000 harus hilang dari tangan saya untuk bersedekah. Ketiga, Saudara harus punya komitmen atau doktrin diri sendiri untuk selalu berbuat baik, misalnya saya harus shalat hari ini karena besok belum tentu saya bisa melakukannya,” pesan Farid.     Kontributor: Fathurahman

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0