Ajarkan Warga Binaan Bacaan Al-Qur’an, Rutan Marabahan Gandeng Kemenag Kab. Batola

Ajarkan Warga Binaan Bacaan Al-Qur’an, Rutan Marabahan Gandeng Kemenag Kab. Batola

Marabahan, INFO_PAS – Kesempatan belajar membaca Iqra dan Al-Qur’an menjadi pengalaman berharga bagi sejumlah Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan. Melalui pembinaan keagamaan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala, Warga Binaan rutin mengikuti pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di Masjid Al Mujahiddin Rutan Marabahan.

Beberapa Warga Binaan terlihat masih mengeja huruf demi huruf saat membaca Iqra, sementara lainnya mulai berani melanjutkan ke bacaan Al-Qur’an. Meski belajar dari tahap dasar, mereka mengikuti pembelajaran dengan serius dan saling membantu memperbaiki bacaan satu sama lain. Suasana pembelajaran berlangsung tenang dan penuh semangat di manapara peserta mengikuti bimbingan langsung dari Penyuluh Agama Kemenag Barito Kuala.

Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan selama menjalani pembinaan. “Ini kepedulian kami terhadap kemampuan dan nilai agama yang mereka miliki. Kami ingin memberikan mereka ilmu yang bermanfaat dan menjadi fondasi mereka dalam meningkatkan keimanan,” ujarnya, Kamis (21/5).

Sementara itu, pihak Kemenag Barito Kuala, Zainal Abidin, menilai semangat belajar yang ditunjukkan Warga Binaan menjadi hal positif dalam proses pembinaan. Ia menyebut pembelajaran membaca Al-Qur’an tidak harus melihat usia maupun latar belakang selama masih ada kemauan untuk belajar.

“Yang terpenting adalah kemauan untuk memulai. Kami melihat Warga Binaan cukup antusias mengikuti pembelajaran dan terus berusaha memperbaiki bacaan mereka dari pertemuan ke pertemuan,” puji Zainal.

Salah seorang Warga Binaan berinisial MH awalnya merasa kurang percaya diri karena belum lancar membaca Al-Qur’an. Melalui pembelajaran yang rutin diikuti, ia mulai berani belajar dan perlahan memahami bacaan dasar Iqra.

“Dulu saya sering merasa malu karena belum bisa membaca dengan baik. Sekarang saya merasa lebih semangat belajar dan ingin terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an saya,” tutur MH. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0