Bekal Pembinaan Jadi Modal Awal Mantan Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang

Bekal Pembinaan Jadi Modal Awal Mantan Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang

Tangerang, INFO_PAS - Tidak banyak yang diinginkan seorang mantan Warga Binaan inisial MA setelah menuntaskan seluruh masa pidananya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kamis (30/7). Selain kembali berkumpul dengan keluarga, ia ingin segera mencari pekerjaan dan memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti. Pengalaman selama mengikuti pembinaan di Lapas menjadi bekal yang dapat dibawa untuk memulai langkah baru.

Selama menjalani masa pidana, ia memilih mengikuti program pembinaan kemandirian Jawara Beton. Sebelum menjalani pidana, ia sempat bekerja sebagai teknisi selama kurang lebih delapan tahun. Pengalaman tersebut cukup membantunya dalam beradaptasi saat mengikuti kegiatan kerja di Lapas.

Pada awal mengikuti pembinaan, ia ditempatkan di bagian pemuatan hasil produksi. Sekitar dua pekan kemudian, ia dipercaya bergabung di bagian produksi setelah menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja. Kepercayaan tersebut menjadi kesempatan baginya untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membangun kembali kepercayaan diri dalam bekerja.

Menurutnya, rutinitas bekerja setiap hari tidak hanya mengurangi kejenuhan, tetapi juga membantunya kembali membiasakan diri dengan dunia kerja. "Kalau hanya berada di kamar, tentu terasa jenuh. Dengan mengikuti pembinaan, saya punya kegiatan setiap hari dan bisa kembali terbiasa bekerja. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman yang nantinya bisa saya manfaatkan setelah bebas," ungkap MA.

Ia makin termotivasi saat mengikuti pembinaan karena melihat besarnya perhatian pimpinan tinggi terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas. "Kami melihat perhatian pimpinan tinggi terhadap program pembinaan ini begitu besar. Itu membuat kami makin termotivasi untuk belajar, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri agar siap kembali ke masyarakat," tambah MA.

Selain memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja, MA juga menerima premi hasil kerja sebagai bentuk penghargaan atas partisipasinya dalam program pembinaan kemandirian. Premi tersebut diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan awal selama menjalani masa transisi setelah bebas, termasuk untuk biaya kepulangan ke Magetan agar kembali berkumpul dengan keluarga.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Aris Supriyadi, mengatakan pembinaan merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan yang mempersiapkan Warga Binaan agar siap kembali menjalani kehidupan secara mandiri. "Tujuan pembinaan adalah mempersiapkan Warga Binaan agar siap kembali menjalani kehidupan secara mandiri. Ketika mereka telah menyelesaikan masa pidananya, kesempatan untuk bekerja, diterima, dan dipercaya kembali menjadi bagian penting agar proses pembinaan benar-benar memberikan manfaat," terangnya.

Kisah MA menjadi salah satu gambaran pembinaan di Lapas Kelas I Tangerang bukan sekadar mendampingi Warga Binaan selama menjalani pidana, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk kembali menjalani kehidupan yang positif di tengah masyarakat. Pada akhirnya, kesempatan untuk kembali diterima dan diberi ruang untuk berkarya menjadi bagian penting dalam mewujudkan tujuan Pemasyarakatan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0