Anak Binaan LPKA Palu Jalani TKA, Wujud Nyata Komitmen Pendidikan
Palu, INFO_PAS —Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu jalani Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang digelar selama dua hari mulai Senin (13/4) hingga Selasa (14/4). Bertempat PKBM Nosarara Nosabatutu, Kota Palu, kegiatan ini merupakan program ujian kesetaraan pendidikan untuk mengukur capaian akademik sekaligus mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dijalani Anak Binaan.
Empat Anak Binaan mengikuti ujian kesetaraan Paket B. Meski jumlahnya terbatas, semangat dan kesungguhan para peserta terlihat jelas selama proses ujian berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahapan dengan tertib, menunjukkan tekad untuk terus belajar dan memperbaiki masa depan.
Kepala LPKA Palu, Welli, menegaskan pihaknya berkomitmen dalam memberikan hak pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik di lingkungan pembinaan. Hal ini sejalan dengan impelemntasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026 yang difokuskan pada pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan mendukung reintegrasi sosial.
“Pendidikan kesetaraan bukan kegiatan tambahan, melainkan instrumen penting dalam proses Pembinaan. Setiap anak yang masuk ke LPKA Palu akan didata terkait pendidikan terakhir yang ditempuh dan diwajibkan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikannya melalui pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C,” jelas Welli.
Sementara itu, Kepala PKBM Nosarara Nosabatutu, Muhlis, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan LPKA Palu dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi Anak Binaan. Pelaksanaan TKA merupakan bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran yang telah diberikan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh warga belajar, termasuk Anak Binaan di LPKA Palu. Kami percaya setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Muhlis.
Suasana ujian berlangsung dengan lancar tanpa hambatan. Salah satu Anak Binaan FY bersyukur dapat mengikuti TKA sebagai proses pembinaan yang dijalaninya. Kesempatan mengikuti pendidikan kesetaraan di LPKA Palu memberikan harapan baru baginya untuk melanjutkan kehidupan yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Alhamdulillah. Awalnya sempat merasa gugup, tapi karena sudah dibimbing oleh para pegawai dan tutor, saya jadi lebih percaya diri. Saya ingin terus belajar supaya ke depan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap FY.
Pelaksanaan TKA menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya Anak Binaan yang merupakan aset masa depan bangsa. Selain sebagai evaluasi pembelajaran, program ini menjadi langkah nyata dalam membekali Anak Binaan dengan ilmu pengetahuan serta kesiapan untuk kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: LPKA Palu
What's Your Reaction?


