Asah Keterampilan Las Warga Binaan, Lapas Piru Produksi 15 Meja untuk Gedung Serbaguna

Asah Keterampilan Las Warga Binaan, Lapas Piru Produksi 15 Meja untuk Gedung Serbaguna

Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru optimalkan program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya diwujudkan melalui pembuatan meja untuk kebutuhan Gedung Serbaguna Lapas Piru melibatkan Warga Binaan, Senin (15/6).

Sebanyak 15 unit meja diproduksi menggunakan bahan dasar besi holo dan kayu. Warga Binaan tidak hanya terlibat pada tahap perakitan, tetapi juga mengasah keterampilan pengelasan untuk pembuatan rangka meja. Kegiatan ini menjadi bagian program pembinaan kemandirian untuk tingkatkan kompetensi kerja Warga Binaan sekaligus dukung pemenuhan sarana dan prasarana di lingkungan Lapas Piru.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif mengikuti kegiatan kerja yang memberikan nilai tambah. Melalui pembuatan meja ini, mereka dapat mengembangkan kemampuan teknis, khususnya di bidang pengelasan dan pembuatan furnitur, yang nantinya dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Ode.

Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa pemanfaatan hasil karya Warga Binaan untuk kebutuhan internal merupakan bentuk kepercayaan sekaligus upaya mengoptimalkan program pembinaan kemandirian.

“Meja yang dibuat ini akan digunakan untuk menunjang operasional Gedung Serbaguna Lapas Piru sebagai pusat pelaksanaan kegiatan pembinaan, pelatihan, pertemuan, dan berbagai kegiatan kedinasan lainnya. Ke depan, gedung ini juga akan difungsikan sebagai kafe bagi pengunjung dan masyarakat umum sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai hasil karya warga binaan sekaligus menikmati produk yang dihasilkan dari program pembinaan kemandirian,” ungkap Hery.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan, H, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini saya memperoleh pengalaman dan keterampilan baru, terutama dalam pekerjaan pengelasan dan pembuatan meja. Saya berharap kemampuan yang saya pelajari selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat nanti,” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan Lapas Piru ciptakan Warga Binaan yang produktif, terampil, dan siap berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidananya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Piru

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0