Keterbatasan Bukan Hambatan, Lapas Tabanan Optimalkan Area Sempit untuk Peternakan Ayam Petelur

Keterbatasan Bukan Hambatan, Lapas Tabanan Optimalkan Area Sempit untuk Peternakan Ayam Petelur
Keterbatasan Bukan Hambatan, Lapas Tabanan Optimalkan Area Sempit untuk Peternakan Ayam Petelur

Tabanan, INFO_PAS – Keterbatasan sarana tidak jadi penghalang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan untuk hadirkan pembinaan yang produktif. Dengan memanfaatkan area brandgang sebagai peternakan ayam petelur, Lapas Tabanan kembangkan program pembinaan kemandirian untuk bekali Warga Binaan dengan keterampilan sekaligus dukung ketahanan pangan internal, Selasa (4/8).

Berbekal pelatihan yang telah diberikan, Warga Binaan kelola peternakan yang telah berjalan sekitar delapan bulan. Meski memanfaatkan lahan terbatas, sebanyak 114 ekor ayam petelur dipelihara secara rutin dan mampu menghasilkan rata-rata 90 butir telur per hari. Hasil panen dimanfaatkan sebagai bahan baku kegiatan tata boga pada program kegiatan kerja, sementara sebagian lainnya dipasarkan kepada petugas Lapas.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengatakan keterbatasan lahan tidak jadi alasan untuk berhenti menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan.

"Lapas Tabanan memang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, namun hal tersebut tidak menghalangi kami untuk terus berinovasi. Peternakan ayam petelur menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis, tetapi juga mendukung ketahanan pangan internal. Kami ingin setiap potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal demi menciptakan pembinaan yang semakin berkualitas," ujar Prawira.

Salah seorang Warga Binaan, Made, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut.

"Saya belajar bagaimana merawat ayam petelur dengan baik agar menghasilkan telur yang berkualitas. Pengalaman ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang bisa saya kembangkan nanti setelah bebas, bahkan dimulai dari skala kecil di rumah," ungkapnya.

Optimalisasi area brandgang menjadi peternakan ayam petelur bentuk upaya Lapas Tabanan manfaatkan ruang yang tersedia untuk dukung pembinaan kemandirian. Melalui program ini, Warga Binaan memperoleh keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan internal Lapas. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0