ASN Baru Lapas Banjarmasin Dibekali Bahaya Narkoba, 12 Orang Jalani Tes Urine

ASN Baru Lapas Banjarmasin Dibekali Bahaya Narkoba, 12 Orang Jalani Tes Urine

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin bekali 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik dengan pemahaman tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat komitmen terhadap Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pembekalan dilaksanakan melalui sosialisasi bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin di Aula Lapas Banjarmasin, Jumat (11/9).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Fajar Shidiq Sulistiawan, dan Kepala Subseksi Keamanan Muhammad Zulham. Merekaa menekankan pentingnya membangun integritas sejak awal pengabdian, termasuk memahami dan menjauhi berbagai penyalahgunaan narkoba.

“ASN yang baru dilantik perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkoba dan risiko yang dapat muncul dari lingkungan pergaulan. Integritas harus dibangun sejak awal, termasuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan menjaga diri dari segala bentuk penyalahgunaannya,” ujar Akhmad,

Hadir sebagai narasumber, Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Banjarmasin, Rosna Elviani, yang memberikan pemahaman kepada para ASN mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, termasuk pentingnya menjaga lingkungan pergaulan. Ia mengingatkan peserta agar tidak lengah dalam memilih teman dan lingkungan sosial. Lingkungan pergaulan yang tidak sehat dapat menjadi salah satu faktor yang membuka peluang seseorang mengenal hingga terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak narkoba terhadap otak. Zat adiktif dapat memengaruhi sistem penghargaan di otak dan memperkuat dorongan untuk kembali menggunakannya. Karena itu, narkoba bukan sekadar persoalan mencari kesenangan, tetapi membawa dampak serius terhadap kesehatan, perilaku, kehidupan sosial, hingga masa depan seseorang.

“Narkoba bukan sesuatu yang bisa dianggap sebagai hiburan atau sekadar untuk mencari kesenangan. Penggunaannya dapat memengaruhi sistem kerja otak dan membuat seseorang terdorong untuk mengulanginya. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, termasuk dengan bijak memilih lingkungan pergaulan dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba,” ungkap Rosna.

Usai sosialisasi, 12 ASN baru mengikuti tes urine sebagai komitmen terhadap P4GN di lingkungan Pemasyarakatan. Tes urine tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus membangun budaya kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Salah satu peserta, Muhammad Aula Zein, menyampaikan sosialisasi dan tes urine menjadi komitmen mereka sebagai jajaran baru Lapas Banjarmasin. “Kegiatan hari ini menjadi komitmen kami untuk menjaga diri dan tidak turut serta dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Bagi kami, ini menjadi langkah awal untuk menjalankan pengabdian dengan menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi dan tes urine tersebut, Lapas Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat P4GN serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0