Kanwil Ditjenpas Maluku Kawal Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan melalui Akreditasi Klinik
Ambon, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, hadiri Survei Akreditasi Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ambon bersama jajaran pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Maluku dan Tim Asesor Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri) Koordinator Wilayah XXXI Provinsi Maluku, Sabtu (17/10). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan sesuai standar mutu yang ditetapkan.
Ricky tegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah untuk tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.
“Akreditasi harus kita maknai sebagai momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kami ingin memastikan bahwa setiap Warga Binaan memperoleh hak atas pelayanan kesehatan yang layak, manusiawi, dan sesuai standar. Karena itu, seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme petugas, serta menjadikan mutu pelayanan sebagai prioritas,” tegas Ricky.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa survei akreditasi menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan klinik sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan.
“Bagi kami, survei akreditasi ini bukan hanya tentang penilaian, tetapi juga tentang komitmen untuk memberikan pelayanan yang semakin baik. Kami siap menerima masukan dan rekomendasi dari tim asesor sebagai bahan evaluasi dan perbaikan, sehingga Klinik Pratama Lapas Perempuan Ambon dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan,” ujar Hesta.
Sementara itu, Kepala Bidang Manajemen Akreditasi Lafkespri Maluku, Adriyati Arief, tekankan bahwa survei akreditasi menjadi instrumen untuk memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama memenuhi standar mutu dan mengutamakan keselamatan pasien.
“Survei akreditasi merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan mengutamakan keselamatan pasien. Proses ini juga menjadi ruang evaluasi bagi fasilitas kesehatan untuk mengetahui kekuatan yang perlu dipertahankan serta aspek yang masih harus diperbaiki. Harapannya, hasil survei dapat menjadi dasar peningkatan mutu layanan secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkap Adriyati.
Survei mencakup evaluasi tata kelola, administrasi, kesiapan fasilitas, dan pelaksanaan pelayanan kesehatan. Hasil penilaian diharapkan menjadi bahan perbaikan bagi Klinik Pratama Lapas Perempuan Ambon dalam meningkatkan kompetensi petugas, kesiapan fasilitas, dan penerapan standar keselamatan pasien.
Upaya peningkatan layanan kesehatan ini sejalan dengan semangat #2TahunGerakNyata dalam momentum dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam lingkungan Pemasyarakatan, semangat tersebut diwujudkan melalui pembenahan layanan dan pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan.
Sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kanwil Ditjenpas Maluku dorong peningkatan tata kelola dan profesionalisme sumber daya manusia di satuan kerja. Akreditasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mendorong perbaikan layanan yang dirasakan langsung oleh Warga Binaan.
Melalui survei akreditasi ini, Kanwil Ditjenpas Maluku dorong peningkatan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien demi pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Maluku
What's Your Reaction?


