Bangun Kemandirian, Lapas Batulicin Kembangkan UMKM Keripik Singkong Merdeka
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin dorong pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah produksi Keripik Singkong Merdeka sebagai bentuk pelatihan keterampilan produktif yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, Kamis (16/4).
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam dunia usaha, mulai dari perencanaan produksi hingga pemasaran. Dengan pendekatan pembinaan yang terarah, kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Dalam proses produksinya, Warga Binaan dilibatkan secara aktif pada setiap tahapan, seperti pengupasan singkong, pengirisan, penggorengan, hingga pengemasan. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas produk agar hasil yang diperoleh memiliki nilai jual yang baik.
Keripik Singkong Merdeka sendiri menjadi simbol hasil karya Warga Binaan yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas. Produk ini hadir dengan cita rasa khas yang gurih dan renyah, serta diharapkan mampu menembus pasar lokal sebagai produk unggulan hasil pembinaan Lapas.
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, khususnya dalam membekali mereka dengan keterampilan yang dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam produksi, L, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi dirinya. “Saya mendapatkan ilmu baru tentang cara produksi dan pengemasan yang baik. Ini menjadi bekal penting bagi saya untuk memulai usaha nantinya,” ungkapnya.
Melalui program ini, Lapas Batulicin berharap dapat menciptakan Warga Binaan yang lebih siap, mandiri, dan produktif. Kegiatan pembinaan kemandirian ini pun akan terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi positif Lapas bagi masyarakat luas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


