Bapas Banjarmasin Gandeng Kodim 1007 Perkuat Reintegrasi Sosial Klien
Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin perkuat sinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1007/Banjarmasin untuk dukung reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Koordinasi lintas sektor tersebut berlangsung di Markas Kodim 1007/Banjarmasin, Jumat (31/7).
Pertemuan dipimpin Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, didampingi Kepala Subseksi Registrasi Klien Dewasa, Fahrurrazi, staf Bimbingan Klien Dewasa, Nursihan, serta Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, M. Bachrudin Mufti. Rombongan diterima Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi Slamet Riyadi, beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Dim 1007/Banjarmasin.
Pertemuan membahas penguatan kerja sama dalam mendukung reintegrasi sosial Klien melalui peningkatan kompetensi, pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, dan perluasan akses kerja. Selain itu, Bapas dan Kodim bahas optimalisasi peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) untuk dukung pembimbingan dan pendampingan Klien setelah kembali ke masyarakat.
Nirhono Jatmokoadi mengatakan keberhasilan reintegrasi sosial tidak dapat dicapai hanya oleh Bapas, tetapi memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberadaan Babinsa di setiap kelurahan menjadi potensi besar untuk memperkuat pembimbingan berbasis masyarakat.
"Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi merupakan inovasi yang kami bangun untuk menghadirkan pembimbingan yang terintegrasi dengan berbagai instansi. Kami berharap Kodim 1007/Banjarmasin dapat menjadi mitra strategis melalui keterlibatan Babinsa di setiap kelurahan sehingga pembinaan kemandirian, pelatihan vokasional, pemberdayaan ekonomi, hingga proses pendampingan sosial dapat berjalan lebih optimal. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan reintegrasi sosial sekaligus mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana," ujar Nirhono.
Kolonel Czi Slamet Riyadi menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan kesiapan jajarannya mendukung pelaksanaan Kelayan Binter melalui peran Babinsa.
"Kami menyambut baik sinergi ini dan siap mendukung pelaksanaan Kelayan Binter melalui keterlibatan Babinsa di wilayah binaan. Saat ini TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga memiliki peran dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pembinaan karakter bangsa. Oleh karena itu, kami siap berkolaborasi dengan Bapas Banjarmasin dalam mendukung pembinaan Klien Pemasyarakatan agar mereka mampu kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," tutur Slamet Riyadi.
Kepala Subseksi Registrasi Klien Dewasa menjelaskan Kelayan Binter dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan layanan berbagai instansi pemerintah dan unsur masyarakat untuk mendukung reintegrasi sosial Klien.
"Melalui Kelayan Binter, Bapas berupaya membangun ekosistem pembimbingan yang melibatkan seluruh potensi yang ada di masyarakat. Dukungan Kodim melalui Babinsa akan memperkuat proses pembimbingan di lapangan, mulai dari pendampingan sosial, pembinaan karakter, hingga penguatan pengawasan yang bersifat persuasif. Dengan demikian, Klien tidak hanya memperoleh pembimbingan dari Bapas, tetapi juga mendapatkan dukungan dari lingkungan tempat mereka kembali bermasyarakat," jelas Fahrurrazi.
Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Banjarmasin, M. Bachrudin Mufti, menilai keterlibatan Babinsa akan meningkatkan efektivitas pembimbingan di lapangan.
"Pembimbing Kemasyarakatan memiliki tugas memastikan Klien mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya secara bertanggung jawab. Kehadiran Babinsa sebagai mitra strategis akan memperkuat proses pendampingan karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Kolaborasi ini akan menciptakan sistem pembimbingan yang lebih efektif, memperkuat proses adaptasi sosial Klien, serta meningkatkan keberhasilan reintegrasi sosial secara berkelanjutan," ungkap Mufti.
Koordinasi ditutup dengan komitmen memperkuat kerja sama melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan Babinsa dalam pelaksanaan Kelayan Binter. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat pembimbingan kemasyarakatan yang lebih efektif, adaptif, dan humanis, sekaligus mendukung Klien menjalani reintegrasi sosial secara optimal. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


