Bapas Banjarmasin Perkuat Kolaborasi dengan Kemenag dan Dinsos Kota Banjarmasin

Bapas Banjarmasin Perkuat Kolaborasi dengan Kemenag dan Dinsos Kota Banjarmasin

Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin terus perluas jejaring kerja sama lintas sektor sebagai upaya meningkatkan kualitas pembimbingan kemasyarakatan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin pada Rabu (29/7).

Koordinasi dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Fitriyadi Sukma, bersama Kepala Subseksi Registrasi Klien Dewasa, Fahrurrazi. Pertemuan tersebut membahas penguatan program bimbingan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan melalui pembinaan keagamaan, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial.

Kedua instansi juga membahas rencana keterlibatan Kemenag Kota Banjarmasin melalui Kantor Urusan Agama dalam Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter). Kehadiran Kementerian Agama diharapkan memperkuat pembinaan keagamaan, memberikan edukasi mengenai ketahanan keluarga, dan menjadi jaringan pembimbingan masyarakat yang mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Fitriyadi menyampaikan pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan memerlukan pendekatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk pembinaan spiritual. "Pembimbingan yang dilakukan oleh Bapas tidak hanya berorientasi pada aspek administratif maupun pengawasan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter dan meningkatkan kualitas kepribadian Klien. Sinergi dengan Kemenag menjadi langkah penting agar pembinaan keagamaan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi proses perubahan perilaku klien," ujarnya.

Senada, Fahrurrazi menjelaskan Kelayan Binter merupakan bentuk pembimbingan berbasis masyarakat yang membutuhkan dukungan dari berbagai unsur, termasuk Kemenag. "Keterlibatan Kemenag akan makin memperkuat peran Kelayan Binter sebagai wadah kolaborasi lintas sektor. Melalui pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, kami optimistis proses reintegrasi sosial Klien akan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," jelasnya.

Sementara itu, Staf Seksi Bimbingan Masyarakat Kemenag Kota Banjarmasin, Nisa, menyambut baik inisiatif kerja sama yang dibangun oleh Bapas Banjarmasin. Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran moral seseorang.

"Melalui pembinaan keagamaan, kami berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat karakter, nilai spiritual, dan ketahanan keluarga Klien Pemasyarakatan sehingga mereka lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat," harap Nisa.

Pada hari yang sama juga dilakukan koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin. Koordinasi dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan, khususnya melalui dukungan program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan sosial bagi Klien Pemasyarakatan yang membutuhkan penanganan lanjutan. Selain itu, kedua instansi juga membahas keterlibatan dinsos sebagai bagian dari Kelayan Binter guna memperkuat pembimbingan berbasis masyarakat melalui koordinasi, pendampingan, dan layanan sosial sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Fitriyadi menyampaikan keberhasilan proses reintegrasi sosial sangat ditentukan oleh kolaborasi berbagai instansi yang memiliki peran dalam pembinaan masyarakat. "Reintegrasi sosial tidak dapat berjalan secara optimal apabila hanya dilakukan oleh Bapas. Dukungan dari dinsos melalui program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan masyarakat akan menjadi penguat dalam proses pembimbingan sehingga Klien memiliki kesempatan yang lebih besar untuk kembali menjalankan fungsi sosialnya secara mandiri dan bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara itu, Fahrurrazi menjelaskan Kelayan Binter dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang menghubungkan berbagai layanan kepada Klien Pemasyarakatan. "Kelayan Binter menjadi media koordinasi antara Bapas dengan berbagai pemangku kepentingan. Keterlibatan dinsos akan memberikan nilai tambah dalam pemberian layanan sosial, pendampingan, serta penguatan program rehabilitasi sehingga pembimbingan yang kami lakukan menjadi lebih komprehensif dan berkelanjutan," terangnya.

Selaku Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Banjarmasin, Muhammad Lufi Fadhillah menyambut baik inisiatif yang dibangun oleh Bapas Banjarmasin. Menurutnya, sinergi antarinstansi merupakan langkah penting dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada masyarakat, termasuk Klien Pemasyarakatan.

"Kami siap mendukung upaya pembimbingan dan reintegrasi sosial melalui program rehabilitasi sosial sesuai kewenangan yang kami miliki. Harapannya, sinergi ini memberikan manfaat nyata bagi Klien Pemasyarakatan sehingga mereka kembali berperan aktif di tengah masyarakat," ungkap Lufi.

Melalui koordinasi dengan Kemenag dan Dinsos Kota Banjarmasin, Bapas Banjarmasin berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pembahasan melalui penyusunan program kerja kolaboratif yang dapat diimplementasikan  berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat layanan rehabilitasi sosial, meningkatkan keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan, serta mewujudkan sistem pembimbingan kemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Banjarmasin
 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0