Bapas Banjarmasin Sambut Kunjungan Kankanwil Ditjenpas Kalsel, Tegaskan Penguatan Peran PK dalam Pembimbingan Klien
Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin terus perkuat pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) Pemasyarakatan melalui penguatan peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) sebagai ujung tombak pelaksanaan penelitian kemasyarakatan (litmas), pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan Klien Pemasyarakatan. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, saat menyambut kunjungan perdana Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, Kamis (18/6).
Kunjungan diawali dengan peninjauan berbagai layanan yang dilaksanakan Bapas Banjarmasin, mulai dari layanan litmas, pendampingan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), pembimbingan Klien dewasa, hingga pelaksanaan program reintegrasi sosial. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Bapas juga memaparkan berbagai capaian kinerja, inovasi pelayanan, dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif membahas makin pentingnya peran Bapas dalam sistem peradilan pidana modern, terutama setelah hadirnya berbagai kebijakan yang mengedepankan pendekatan rehabilitatif, restoratif, dan reintegratif. Bapas tidak lagi dipandang sebagai institusi pendukung semata, melainkan bagian penting dalam proses penanganan perkara sejak tahap awal hingga pelaksanaan reintegrasi sosial Klien di masyarakat.
Nirhono menyampaikan Bapas memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan pengurangan residivisme. "PK merupakan ujung tombak pelaksanaan tugas Bapas. Melalui litmas, pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan yang dilakukan secara profesional, kami berupaya memastikan setiap Klien maupun ABH mendapatkan penanganan yang tepat dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Fitriyadi, menambahkan tantangan tugas PK ke depan akan makin kompleks sehingga diperlukan peningkatan kompetensi dan kolaborasi lintas sektor. "Saat ini peran PK makin luas, terutama dalam mendukung pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana Anak, restorative justice, dan program reintegrasi sosial. Karena itu, penguatan tusi menjadi langkah penting agar kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat makin optimal," jelasnya.
Selaku Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan yang baru, Erwedi Supriyatno memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan tusi yang telah dijalankan Bapas Banjarmasin serta mendorong seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan. Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi dan capaian yang telah dilaksanakan Bapas Banjarmasin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan.
"Saya melihat semangat yang baik dari seluruh jajaran Bapas Banjarmasin dalam menjalankan tugas. Hal ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar Pemasyarakatan makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pinta Erwedi.
Melalui kunjungan dan penguatan tusi tersebut, Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial sebagai transformasi Pemasyarakatan yang makin modern dan adaptif. (IR)
Kontributor: Bapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


