Bapas Denpasar Bangun Jejaring di Desa Banjar Anyar Sukseskan Reintegrasi Sosial Klien
Tabanan, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar perkuat reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan melalui sosialisasi pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) dan Forum Reintegrasi Sosial (Foris) di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (28/7). Program ini implementasi Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-01.PK.04.02 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi pada Bapas.
Kegiatan dipimpin Kepala Bapas Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, dan dihadiri Kepala Desa Banjar Anya,r I Made Budiana, Bendesa Adat, I Made Raka, Ketua Pecalang, I Wayan Suadyana, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur masyarakat lainnya. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk komitmen bersama dukung pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Dalam paparannya, Kadek Dedy menjelaskan Kelayan Binter jadi wadah kolaborasi berbagai unsur masyarakat untuk mendukung pembimbingan dan pengawasan Klien Pemasyarakatan. Sementara FORIS berfungsi sebagai forum koordinasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberhasilan reintegrasi sosial.
"Keberhasilan reintegrasi sosial tidak dapat diwujudkan hanya oleh Bapas. Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat agar Klien Pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk kembali hidup produktif dan diterima di lingkungan sosialnya," ujar Kadek Dedy.
Kepala Desa Banjar Anyar menyambut baik pembentukan Kelayan Binter dan Foris sebagai langkah memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa dan Bapas.
"Kami menyambut baik pembentukan Kelayan Binter dan Foris di Desa Banjar Anyar. Melalui kerja sama ini, pemerintah desa bersama seluruh unsur masyarakat siap mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan sehingga mereka dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab," ungkap I Made Budiana.
Pembentukan Kelayan Binter dan Foris diharapkan memperluas jejaring kolaborasi antara Bapas dengan pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, fasilitas kesehatan, serta masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang inklusif sehingga proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Denpasar
What's Your Reaction?


