Bapas Jakarta Barat Gelar Perintis, Bekali Klien dengan Penguatan Kesehatan Mental
Jakarta, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat selenggarakan Program Orientasi dan Reintegrasi Sosial (Perintis) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (14/9). Kegiatan ini jadi bagian dari pembimbingan dan penguatan kesiapan Klien Pemasyarakatan jalani proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung di Pelataran Griya Abhipraya Bapas Jakarta Barat mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Perintis merupakan salah satu inovasi Bapas Jakarta Barat untuk tingkatkan kesadaran dan kepercayaan diri serta mempersiapkan Klien agar mampu beradaptasi dan menjalankan peran sosial secara positif setelah memperoleh program reintegrasi.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri dan dibuka langsung Kepala Bapas, RM. Kristyo Nugroho, Pejabat Struktural, Pembimbing Kemasyarakatan, serta Klien Pemasyarakatan di lingkungan Bapas Jakarta Barat. Kegiatan menghadirkan narasumber, yaitu Psikolog RSUD Tarakan, Cindy Dwi Utami, dan Tenaga Kesehatan RSUD Tarakan, Mochammad Abdullah Azzam.
Dalam sambutannya, Kristyo Nugroho tegaskan pentingnya kepatuhan seluruh Klien Pemasyarakatan terhadap ketentuan yang berlaku selama menjalani masa bimbingan, khususnya melaksanakan wajib lapor dan mengikuti seluruh program pembinaan sesuai dengan Kontrak Bimbingan yang telah ditandatangani. Oleh karena itu, seluruh Klien diimbau untuk senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan Pembimbing Kemasyarakatan, menyampaikan perkembangan kondisi diri secara berkala, dan segera berkonsultasi apabila menemui kendala selama menjalani proses reintegrasi.
“Status bebas bersyarat yang saudara terima adalah anugerah yang patut disyukuri, jangan sampai saudara lupa diri begitu kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, seluruh Klien wajib untuk senantiasa menjaga perilaku dan komunikasi yang baik dengan Pembimbing Kemasyarakatan, menyampaikan perkembangan kondisi diri secara berkala, serta segera melapor apabila menghadapi permasalahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tegas Kristyo.
Sementara itu, Cindy Dwi Utami sampaikan materi bertema “Mental Sehat, Hidup Lebih Kuat” yang bertujuan membantu Klien menjaga kesehatan mental dalam proses reintegrasi ke masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Klien diharapkan dapat mengenali tanda-tanda tubuh dan pikiran saat tertekan, membedakan hal yang dapat atau tidak dapat dikendalikan, mempraktikkan cara menenangkan diri, menentukan sumber dukungan yang dapat dihubungi, dan menyusun satu langkah nyata setelah kegiatan ini,” terangnya.
Salah satu Klien, RY, berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan Perintis. “Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga kondisi diri dan menghadapi berbagai persoalan dengan lebih tenang. Semoga apa yang kami dapat hari ini bisa kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan teknik merencanakan langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi serta langkah antisipasi apabila rencana tersebut tidak berhasil. Klien juga diajak menyadari bahwa setiap manusia pasti menghadapi masalah selama hidup sehingga perlu meningkatkan rasa syukur. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Jakarta Barat
What's Your Reaction?


