Lapas Tual Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Kristen lewat Doa dan Nada
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berikan pembinaan terbaik bagi Warga Binaan. Salah satu fokus utama yang konsisten dijalankan adalah penguatan mental dan spiritual melalui ibadah rutin bagi Warga Binaan Kristen Protestan, Selasa (15/9).
Pada kesempatan itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Keneth Huwae, turut membaur bersama Warga Binaan. Tidak hanya mengawasi jalannya keamanan, ia langsung mengambil peran di depan alat musik keyboard untuk mengiringi alunan lagu-lagu pujian sepanjang ibadah berlangsung.
Keneth menjelaskan pendekatan melalui seni musik dan keterlibatan langsung petugas dalam ibadah merupakan strategi untuk meruntuhkan sekat pembatas sehingga pesan pembinaan kepribadian tersampaikan lebih mendalam. "Kami ingin memastikan fungsi pembinaan berjalan tanpa hambatan keamanan sekaligus menyentuh hati mereka lewat pendekatan humanis. Kehadiran musik dan kebersamaan di gereja Lapas ini kami harap menumbuhkan kedamaian rohani bagi Warga Binaan," harapnya.
Ibadah ini dipimpin langsung oleh Rosalinda Jamco selaku Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama Kota Tual. Dalam khutbah dan bimbingannya, Rosalinda mengajak Warga Binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai momentum refleksi diri dan pembentukan karakter yang baru.
"Program ini merupakan bagian penting agar ketika masa hukuman selesai, mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang jauh lebih baik, religius, dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya," tutur Rosalinda.
Ibadah pembinaan yang berlangsung khusyuk dan penuh sukacita tersebut ditutup dengan doa bersama, menyisakan harapan baru bagi setiap Warga Binaan Kristen Protestan di Lapas Tual. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


