Bapas Tanjungpandan Akhiri Pelayanan Masyarakat Klien Anak di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah

Bapas Tanjungpandan Akhiri Pelayanan Masyarakat Klien Anak di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah

Belitung, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan menandai berakhirnya pelayanan masyarakat oleh Klien Anak berinisial DA yang telah menjalani kewajiban selama dua bulan atau 60 hari di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah Tanjungpandan, Kamis (26/2). Selama 60 hari kegiatan, Klien Anak melaksanakan tugas pelayanan sosial berupa membantu kebersihan lingkungan panti, mendampingi aktivitas harian lansia, dan mendukung kegiatan sosial keagamaan.

Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan dan pembimbingan intensif oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda Bapas Tanjungpandan, Dian Safitri. Ia menjelaskan pelaksanaan pelayanan masyarakat ini merupakan tugas dan fungsi PK dalam melakukan pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan terhadap Klien Anak.

“Pelayanan masyarakat ini bukan sekadar menjalankan kewajiban hukum, tetapi menjadi sarana pembelajaran sosial dan moral bagi anak. Kami melakukan pengawasan secara rutin, memastikan anak menjalankan kegiatan dengan disiplin, serta memberikan penguatan agar tumbuh kesadaran dan tanggung jawab pribadi,” ujar Dian.

Ia menambahkan pendekatan yang digunakan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), non-diskriminasi, dan penghormatan terhadap martabat anak sebagaimana diatur dalam regulasi Sistem Peradilan Pidana Anak. “Tujuan akhirnya adalah reintegrasi sosial. Anak tidak distigma, tetapi dibimbing agar mampu kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik,” tambah Dian.

Selama menjalani pelayanan masyarakat, DA menunjukkan perkembangan sikap yang positif. Berdasarkan hasil evaluasi pembimbingan, anak mengalami peningkatan kedisiplinan, empati terhadap sesama, sdan kesadaran atas konsekuensi perbuatannya.

Orang tua Klien Anak, NS, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan Bapas Tanjungpandan, khususnya di momentum Ramadan. Ia juga berharap proses pembinaan yang telah dijalani menjadi pelajaran berharga bagi keluarga untuk lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

“Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada Bapas Tanjungpandan dan Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah. Di bulan yang baik dan suci ini, kami merasakan betul perubahan sikap anak kami. Semoga ini menjadi berkah Ramadan dan menjadi titik awal bagi anak kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harap NS.

Pengurus Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah Tanjungpandan, Faruq, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Bapas Tanjungpandan. Kehadiran Klien Anak tidak hanya membantu aktivitas panti, tetapi juga menghadirkan interaksi positif antargenerasi yang memberi nilai pembelajaran kemanusiaan.

“Kami melihat anak ini menunjukkan sikap sopan, mau belajar, dan membantu para lansia dengan penuh perhatian. Program pelayanan masyarakat seperti ini sangat baik karena memberikan kesempatan anak untuk memperbaiki diri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi sesama,” terang Faruq.

Ke depannya, Bapas Tanjungpandan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembimbingan yang profesional, akuntabel, dan humanis demi terwujudnya Anak Binaan yang sadar hukum, berintegritas, dan siap kembali menjadi bagian produktif dalam masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Tanjungpandan

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0