Belajar Produksi Akar Pinang, Warga Binaan Lapas Amuntai Siapkan Bekal Usaha Mandiri
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Utara gelar Pelatihan Keterampilan Pengolahan Makanan, Desain, dan Kemasan Produk, Rabu (17/6). Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program unggulan daerah sekaligus upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.
Sebanyak 20 Warga Binaan mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari 15 Warga Binaan laki-laki dan lima Warga Binaan perempuan. Peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung mengenai pengolahan makanan, desain kemasan, hingga strategi pemasaran produk. Salah satu produk yang dipraktikkan adalah cemilan akar pinang, makanan ringan yang memiliki cita rasa gurih dan berpotensi dikembangkan sebagai produk UMKM bernilai jual.
Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, mengatakan pelatihan ini merupakan program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan jiwa kewirausahaan Warga Binaan. “Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan produktif dan bernilai ekonomi. Mereka tidak hanya belajar membuat produk, seperti cemilan akar pinang, tetapi juga memahami bagaimana menghasilkan produk yang memiliki daya saing di pasaran. Ini menjadi bekal penting saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendampingan dari instruktur Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Para peserta antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari penyiapan bahan, proses pengolahan, hingga pengemasan produk agar lebih menarik dan siap dipasarkan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Utara, H. Kamarudin, mengapresiasi semangat para peserta dalam mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk bagi Warga Binaan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini terus dikembangkan sehingga menghasilkan produk berkualitas, memiliki kemasan yang menarik, dan memberikan peluang usaha yang nyata di masa mendatang,” harapnya.
Salah satu peserta pelatihan, Iqbal, senang mendapatkan kesempatan untuk belajar keterampilan baru yang bermanfaat. “Kami belajar membuat cemilan akar pinang mulai dari proses produksi sampai cara mengemas produk agar lebih menarik. Ilmu ini sangat bermanfaat dan mudah-mudahan menjadi bekal usaha ketika saya sudah kembali ke masyarakat nanti,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan produktif dan berkelanjutan. Diharapkan keterampilan yang diperoleh Warga Binaan menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan bermanfaat setelah menjalani masa pidana. (IR)
Kontributor: Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


