Berantas Buta Huruf, Lapas Saparua Gelar Asesmen Warga Binaan

Berantas Buta Huruf, Lapas Saparua Gelar Asesmen Warga Binaan

Saparua, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua laksanakan asesmen terhadap Warga Binaan, Jumat (27/2). Asesmen dilakukan guna mengetahui jumlah Warga Binaan yang masih mengalami buta huruf sebagai dasar penyusunan program pembinaan lanjutan.

Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menilai kemampuan membaca merupakan fondasi penting bagi Warga Binaan untuk mengikuti berbagai program pembinaan lainnya di Lapas. “Literasi merupakan kunci dasar dalam proses pembinaan. Kami berkomitmen menindaklanjuti hasil asesmen ini melalui upaya pemberantasan buta huruf agar seluruh Warga Binaan mampu membaca.” tegasnya.

Kegiatan ini dilakukan bersama peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Batch II Tahun 2025 yang sedang melaksanakan magang di Lapas Saparua. Prosesnya dilakukan melalui pendataan identitas diri dan wawancara singkat untuk mengukur sejauh mana kemampuan Warga Binaan dalam mengenal huruf, membaca suku kata, hingga membaca kalimat sederhana. Kegiatan berlangsung secara tertib dan komunikatif agar setiap Warga Binaan mengikuti tahapan asesmen dengan nyaman dan terbuka.

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pada 14 Warga Binaan dengan rentang usia 21 hingga 70 tahun yang mengikuti kegiatan tersebut, tiga Warga Binaan belum mampu membaca. Sementara itu, 11 Warga Binaan lainnya tercatat mampu membaca dengan baik.

Salah satu peserta magang, La Mindra Darakai, menegaskan hasil asesmen tersebut akan menjadi landasan dalam perencanaan program pembelajaran literasi di Lapas agar pembinaan berjalan lebih terarah dan efektif. “Dari pendataan yang kami lakukan terhadap Warga Binaan, ditemukan masih ada tiga orang yang belum bisa membaca. Faktor utamanya karena latar belakang pendidikan yang tidak ditempuh secara penuh. Ini menjadi acuan bagi kami untuk menyusun program literasi bagi Warga Binaan yang masih buta huruf,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Saparua menegaskan langkah konkret dalam memetakan kemampuan literasi Warga Binaan sebagai dasar program pemberantasan buta huruf di Lapas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Saparua
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0