Berkarya lewat Deco Mobil, Warga Binaan Lapas Batulicin Asah Keterampilan Produktif

Berkarya lewat Deco Mobil, Warga Binaan Lapas Batulicin Asah Keterampilan Produktif

Batulicin, INFO PAS – Semangat berkarya Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terus tumbuh melalui berbagai program pembinaan kemandirian produktif. Salah satu kegiatan yang saat ini aktif dijalankan adalah pembuatan dan pemasangan deco mobil yang menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus kreativitas.

Kegiatan tersebut membuktikan Lapas bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, tetapi juga ruang pembelajaran untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Melalui pembinaan yang terarah, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri menjadi keterampilan bernilai guna.

Dalam prosesnya, Warga Binaan terlibat langsung pada setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan desain, pengukuran, pemotongan bahan, pemasangan, hingga tahap penyelesaian akhir atau finishing. Ketelitian, kesabaran, dan kemampuan teknis menjadi faktor penting yang terus diasah agar menghasilkan karya yang berkualitas.

Hasil deco mobil yang dikerjakan menunjukkan kualitas yang baik dan terlihat profesional. Karya yang dihasilkan tidak kalah dengan hasil pengerjaan yang dilakukan oleh tenaga profesional di luar Lapas sehingga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan.

Petugas Lapas Batulicin, Indra Hariyadi, menyampaikan pembinaan keterampilan melalui deco mobil memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar sekaligus menghasilkan karya yang membanggakan. Setiap proses yang dijalani mengajarkan pentingnya ketelitian, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.

"Kami ingin Warga Binaan memahami bahwa keterampilan adalah aset yang sangat berharga. Melalui kegiatan deco mobil ini, mereka tidak hanya belajar teknik pekerjaan, tetapi juga membangun rasa percaya diri untuk berkarya dan bersaing secara positif di masa depan," ujar Indra, Rabu (17/6).

Salah satu Warga Binaan berinisial M mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan deco mobil. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

"Setiap pekerjaan yang kami selesaikan memberikan kepuasan tersendiri karena hasilnya dapat terlihat secara nyata. Kegiatan ini membuat kami makin termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar memiliki keterampilan bermanfaat di kemudian hari," ujar M.

Terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan pembinaan kemandirian harus mampu melahirkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Melalui kegiatan deco mobil, Warga Binaan didorong untuk menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki nilai produktif sebagai bekal kehidupan setelah bebas nanti.

"Kami ingin memastikan setiap program pembinaan mampu memberikan keterampilan nyata dan bernilai guna. Deco mobil menjadi salah satu media pembelajaran yang membuktikan Warga Binaan memiliki potensi besar untuk berkarya, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih produktif saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Thoha.

Melalui program pembinaan kemandirian berkelanjutan, Lapas Batulicin terus berkomitmen menciptakan ruang pembelajaran yang produktif bagi Warga Binaan. Semangat berkarya yang tumbuh dari balik tembok Pemasyarakatan diharapkan menjadi bekal berharga dalam menata masa depan yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0