Bukti Produktivitas Pembinaan, Lapas Terbuka Kendal Jual 100 Kg Telur Puyuh

Bukti Produktivitas Pembinaan, Lapas Terbuka Kendal Jual 100 Kg Telur Puyuh

Kendal, INFO_PAS – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal kembali tunjukkan hasil membanggakan. Melalui unit budidaya burung puyuh yang dikelola bersama Warga Binaan, Lapas Terbuka Kendal berhasil menjual 100 kilogram telur puyuh kepada pengepul yang telah menjalin kemitraan dengan Lapas, Jumat (19/6).

Penjualan tersebut menjadi bukti nyata program pembinaan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan Warga Binaan, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomis yang diterima pasar. Hasil panen telur puyuh secara rutin dibeli langsung oleh mitra pengepul sehingga memberikan kepastian pemasaran sekaligus menjaga keberlanjutan program budidaya.

Saat ini, produksi telur puyuh di Lapas Terbuka Kendal telah mencapai 3.300 butir per hari. Jumlah tersebut terus menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya populasi puyuh produktif dan optimalnya perawatan yang dilakukan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran dalam mengembangkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. “Penjualan 100 kilogram telur puyuh ini menjadi indikator program pembinaan kemandirian yang kami jalankan menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai ekonomi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan beternak yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus penanggung jawab kegiatan, Yohanes Bosko Agung, menjelaskan peningkatan produksi telur puyuh merupakan hasil dari pengelolaan yang konsisten dan kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan. “Produksi telur puyuh saat ini telah mencapai sekitar 3.300 butir per hari dan jumlahnya terus mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan proses budidaya berjalan dengan baik, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pengelolaan kandang. Kami bersyukur hasil produksi terserap oleh mitra pengepul sehingga program ini tidak hanya menjadi media pembinaan, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual,” ungkapnya.

Keberhasilan penjualan telur puyuh tersebut makin memperkuat posisi Lapas Terbuka Kendal sebagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang mengedepankan pembinaan berbasis produktivitas. Melalui berbagai program ketahanan pangan dan kemandirian, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan kerja, membangun etos produktif, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri saat kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Terbuka Kendal

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0