CKG dan Skrining TB, Lapas Banjarbaru Jangkau Ratusan Warga Binaan
Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru gelar cek kesehatan gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TB) bagi pegawai dan Warga Binaan di Klinik Pratama Lapas Banjarbaru, Selasa (1/9). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (3/9) ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan Lapas Banjarbaru.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.6.PK.07.03-7 tanggal 29 Juni 2026 perihal Pelaksanaan CKG dengan Rontgen Dada dan Optimalisasi SDP Fitur Watkesrehab Penanggulangan Penyakit Menular.
Kegiatan ini upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit menular, khususnya TB, sekaligus dukung pemantauan kondisi kesehatan pegawai dan Warga Binaan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, beserta jajaran, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru,dr. Ani Rusmila, beserta jajaran, serta Kepala Puskesmas Cempaka, dr. Rosni Yuniarti, beserta jajaran.
Usai pembukaan, para peserta secara bertahap ikuti pemeriksaan kesehatan dan skrining TB sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh tenaga kesehatan.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini targetkan 300 Warga Binaan dan pegawai Lapas Banjarbaru. Pada hari pertama, sebanyak 100 Warga Binaan dan 25 pegawai telah mengikuti pemeriksaan.
Kepala Lapas Banjarbaru menegaskan bahwa kesehatan jadi salah satu aspek penting yang terus diperhatikan oleh Lapas Banjarbaru. Pemeriksaan dan skrining secara berkala diharapkan dapat mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan.
“Kami mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka dalam pelaksanaan kegiatan ini. Melalui pemeriksaan dan skrining yang dilakukan secara menyeluruh, kami berharap kondisi kesehatan pegawai dan Warga Binaan dapat terus terpantau dengan baik,” tegas Irwanto Dwi Yhana Putra.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menyampaikan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan Pemasyarakatan. Menurutnya, skrining TB merupakan langkah penting untuk menemukan potensi penyakit sedini mungkin.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam melakukan deteksi dini. Dengan skrining yang dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, penanganan kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan,” jelas dr. Ani Rusmila.
Salah seorang Warga Binaan, Slamet, mengaku bersyukur dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. “Kami sangat bersyukur bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan ini. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih mengetahui kondisi kesehatan dan tentunya memberikan rasa tenang,” ujarnya.
Melalui CKG dan skrining TB ini, Lapas Banjarbaru berharap kondisi kesehatan pegawai dan Warga Binaan dapat terpantau sejak dini sehingga indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga medis.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta memperkuat pencegahan dan pengendalian TB di lingkungan Lapas Banjarbaru. Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka akan terus diperkuat guna dukung layanan kesehatan yang optimal bagi Warga Binaan dan petugas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarbaru
What's Your Reaction?


