Dapur Sehat Lapas Pangkalpinang Jadi Wadah Pembinaan Warga Binaan
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus berikan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui berbagai kegiatan produktif, salah satunya melalui Dapur Sehat yang menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan memasak sekaligus membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. Kegiatan ini melibatkan 20 Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan substantif untuk melaksanakan pembinaan di dapur sehat.
Dengan pendampingan petugas, Muhamad Iwan Kristiawa, Warga Binaan bersama-sama menyiapkan sarapan pagi berupa ayam semur dan tumis buah pepaya, Kamis (8/10). Pendampingan dilakukan sejak persiapan bahan, proses memasak, hingga makanan siap disajikan.
Iwan mengatakan kebersihan dan proses pengolahan makanan secara higienis menjadi hal utama dalam kegiatan di Dapur Sehat. “Kebersihan dan pengolahan makanan secara higienis menjadi perhatian utama. Kami mendampingi setiap prosesnya sekaligus mengarahkan Warga Binaan untuk membagi tugas, mengikuti arahan, dan bekerja sama hingga makanan siap disajikan,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial GR mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru selama mengikuti pembinaan di Dapur Sehat. “Awalnya saya hanya mengikuti arahan dari petugas, tetapi lama-lama mulai terbiasa dengan tugas yang diberikan. Suasananya juga menyenangkan karena kami saling membantu dalam menyiapkan makanan,” katanya.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan pembinaan melalui Dapur Sehat diharapkan membentuk kebiasaan positif sekaligus meningkatkan kemandirian Warga Binaan. “Pembinaan tidak hanya tentang keterampilan, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Ke depan, kami akan mengembangkan kreativitas dalam penyajian menu dan makan bersama seluruh Warga Binaan sehingga tercipta suasana yang lebih hangat, penuh kebersamaan, dan kekeluargaan,” janjinya,
Kegiatan di Dapur Sehat akan terus dikembangkan sebagai pembinaan Warga Binaan. Keterampilan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk hidup mandiri dan kembali berbaur di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


