Dari Balik Jeruji, Lagu Karya Petugas dan Warga Binaan Lapas Kotabaru Resmi Kantongi Hak Cipta
Kotabaru, INFO_PAS - Komitmen pembinaan kreatif di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali membuahkan hasil. Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, serahkan Surat Pencatatan Hak Cipta lagu berjudul “Cerita Kita (Lapas Kelas IIA Kotabaru)” kepada petugas Lapas, Akhmad Riduan, bersama dua Warga Binaan, Taufik Rakhman dan Hadi Saputra, Sabtu (23/5).
Lagu yang lahir dari proses pembinaan seni musik melalui grup Bamega Band itu resmi tercatat dengan Nomor Pencatatan 001235503 dan nomor permohonan EC002026066176. Penyerahan surat pencatatan hak cipta menjadi bentuk apresiasi atas karya kolaboratif petugas dan Warga Binaan yang telah memperoleh pengakuan resmi dari negara.
Momentum tersebut juga menunjukkan bahwa proses pembinaan di dalam Lapas mampu melahirkan karya kreatif yang produktif, bernilai, dan memiliki perlindungan hukum.
Doni Handriansyah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan petugas bersama Warga Binaan melalui karya musik tersebut.
“Penyerahan ini bukan hanya simbol penghargaan atas karya, tetapi juga bentuk pengakuan bahwa pembinaan di Lapas mampu melahirkan sesuatu yang positif dan bernilai. Kami bangga karena karya hasil kolaborasi petugas dan Warga Binaan kini resmi memiliki perlindungan hak cipta,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan berbasis kreativitas menjadi bagian penting dalam membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, dan semangat produktif bagi Warga Binaan.
Sementara itu, Akhmad Riduan mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraih bersama Warga Binaan.
“Setelah memperoleh penghargaan dalam lomba cipta lagu, kini karya kami juga mendapat perlindungan hak cipta. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menunjukkan bahwa dari dalam Lapas pun dapat lahir karya positif,” ungkapnya.
Warga Binaan, Hadi Saputra, turut menyampaikan rasa bangga dapat terlibat dalam proses penciptaan lagu tersebut.
“Ini pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Kami merasa dihargai dan diberi ruang untuk berkembang. Semoga menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat nanti,” tuturnya.
Melalui capaian tersebut, Lapas Kotabaru hadirkan pembinaan yang humanis, kreatif, dan berdampak nyata. Kegiatan seni musik tidak hanya menjadi sarana pengembangan bakat, tetapi juga media pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


