Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, Pelatihan Barista di Lapas Kelas I Tangerang Resmi Dibuka
Tangerang, INFO_PAS — Pelatihan Barista bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang resmi dibuka pada Selasa (21/10). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas I Tangerang dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang sebagai upaya nyata meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan menjelang reintegrasi sosial.
Pelatihan barista ini diikuti oleh 20 Warga Binaan terpilih yang sebelumnya telah melewati tahapan seleksi dan asesmen minat. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari dengan materi teori dan praktik langsung.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkot Tangerang atas dukungan dan sinergi yang terjalin. “Program seperti ini menjadi bagian penting dari pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar mereka kembali ke masyarakat dengan kemampuan dan semangat baru,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan apresiasinya terhadap Lapas Kelas I Tangerang yang konsisten menghadirkan berbagai program pembinaan berbasis keterampilan kerja. “Pelatihan ini bukan hanya tentang membuat kopi, tetapi membangun masa depan. Kami ingin Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa menjadi modal usaha dan memperkuat rasa percaya diri mereka ketika kembali ke masyarakat. Mereka pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi positif sebagaimana masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap Lapas. Apalagi, selama ini banyak yang memandang Lapas hanya sebagai tempat penghukuman, padahal Lapas merupakan ruang pembinaan dan perubahan positif dan kreatif.
“Melalui program seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa di balik jeruji, tumbuh semangat, potensi, dan harapan baru bagi mereka yang berproses memperbaiki diri,” tegas Sachrudin.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menambahkan pelatihan barista ini dirancang dengan standar industri perhotelan dan kafe agar peserta benar-benar siap bersaing di dunia kerja. “Kami berkomitmen mendukung setiap upaya peningkatan kompetensi Warga Binaan. Melalui pelatihan barista ini, kami ingin menunjukkan kesempatan untuk berkembang dan bekerja layak terbuka bagi siapa pun, termasuk mereka yang tengah menjalani pembinaan,” tuturnya.
Kehadirannya Pemkot Tangerang di Lapas Kelas I Tangerang merupakan salah satu bentuk dukungan untuk memberikan motivasi kepada Warga Binaan agar terus bersemangat memperbaiki diri dan berkontribusi positif. Melalui program ini, Lapas Kelas I Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya pada aspek peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter positif, dan siap menjadi bagian dari pembangunan bangsa. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang
What's Your Reaction?


