Dari Balik Tembok Lapas Tanjung, Panen Sawi Tumbuhkan Harapan dan Kemandirian

Dari Balik Tembok Lapas Tanjung, Panen Sawi Tumbuhkan Harapan dan Kemandirian

Tanjung, INFO_PAS – Tangan-tangan terampil Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung kembali tunjukkan hasil positif melalui panen sawi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (19/5). Sebanyak 18 kilogram sawi berhasil dipanen bersama petugas sebagai program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Program pembinaan tersebut melibatkan tiga Warga Binaan, Hairudin selaku Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Calon Aparatur Sipil Negara, dan peserta magang. Seluruh proses pertanian dilakukan secara bersama-sama mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

Hairudin mengatakan program pertanian menjadi salah satu upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana. Kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi juga pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab.

“Kami ingin Warga Binaan memiliki kemampuan bermanfaat dan bernilai ekonomi. Mereka belajar bekerja secara konsisten dari awal penanaman hingga panen,” ujar Hairudin.

Staf kegiatan kerja, Boni, menjelaskan proses budidaya sawi dilakukan dengan pengawasan dan pendampingan rutin agar hasil yang diperoleh maksimal. Ia juga menilai antusiasme Warga Binaan dalam mengikuti kegiatan pertanian terus meningkat.

“Kami mendampingi mereka mulai dari pengolahan tanah sampai perawatan tanaman. Alhamdulillah, hasil panen kali ini cukup baik dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pertanian di SAE,” kata Boni.

Salah seorang Warga Binaan, Ahur, senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian. Ia menilai pengalaman selama mengikuti pembinaan memberikan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan.

“Di sini saya belajar banyak tentang cara menanam dan merawat sayur hingga bisa dipanen. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat dan merasa punya keterampilan yang nantinya bisa digunakan setelah bebas,” ungkap Ahur.

Melalui program pembinaan kemandirian berbasis pertanian, Lapas Tanjung terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan produktif dan bermanfaat bagi Warga Binaan. Selain menjadi sarana pembelajaran keterampilan, kegiatan tersebut juga diharapkan membangun karakter disiplin, kerja sama, dan semangat produktif selama menjalani masa pembinaan. (IR)Top of FormBottom of Form

 

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0