Dari Kebun Menuju Kemandirian, Lapas Tabanan Kembali Panen Terung
Tabanan, INFO_PAS – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali buahkan hasil melalui panen terung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Selasa (21/7). Pada panen kali ini, hasil produksi mencapai 15 kilogram dan selanjutnya dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp7.000 per kilogram.
Seluruh proses, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dilakukan oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas sebagai bagian dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Program ini sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan dan pengalaman sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengatakan keberhasilan panen yang berlangsung secara berkelanjutan cerminkan pengembangan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
"Panen ini bukan sekadar menghasilkan produk pertanian, tetapi menjadi indikator bahwa proses pembinaan berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan memperoleh keterampilan, pengalaman kerja, serta nilai-nilai tanggung jawab yang diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Di sisi lain, program ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap Asta Cita Presiden serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujar Prawira.
Ketua Pokja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menambahkan setiap aktivitas di SAE Kebun dirancang agar Warga Binaan tidak hanya belajar teknik bercocok tanam, tetapi juga membangun disiplin, kerja sama, dan konsistensi.
"Kami ingin mereka merasakan seluruh proses, bukan hanya saat memanen, dimana hal tersebut nantinya dapat menjadi modal untuk hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana," jelasnya.
Hal tersebut turut dirasakan salah seorang Warga Binaan, Nyoman, yang mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program pembinaan di SAE Kebun.
"Saya belajar banyak tentang pertanian, mulai dari mengolah lahan hingga memanen hasilnya. Rasanya bangga melihat tanaman yang kami rawat bersama akhirnya menghasilkan," ungkapnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tabanan
What's Your Reaction?


