Dari Pembinaan untuk Masyarakat, Warga Binaan Lapas Luwuk Rawat Fasilitas Umum

Dari Pembinaan untuk Masyarakat, Warga Binaan Lapas Luwuk Rawat Fasilitas Umum

Luwuk, INFO_PAS – Keberhasilan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk tidak hanya ditunjukkan melalui keterampilan dan kegiatan kerja, tetapi juga melalui tumbuhnya kepedulian Warga Binaan terhadap lingkungan dan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial berupa perawatan dan pembersihan fasilitas umum di Puskesmas Simpong, Kabupaten Banggai, Kamis (10/9).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Luwuk, Rudi Santoso, bersama jajaran staf dan tujuh Warga Binaan yang telah penuhi syarat untuk mengikuti asimilasi. Kegiatan ini bagian dari pelaksanaan pembinaan yang beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk berinteraksi secara positif dengan lingkungan luar sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

Bakti sosial dilaksanakan melalui kegiatan pembersihan dan penataan fasilitas umum di lingkungan Puskesmas Simpong. Kehadiran Warga Binaan dalam kegiatan tersebut sekaligus bentuk sinergi antara Lapas Luwuk dan instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih, nyaman, dan terawat.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud keberhasilan program pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku di dalam Lapas, tetapi juga mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali dan diterima di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bagian dari proses pembinaan untuk membangun kepedulian, tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri Warga Binaan. Ketika mereka diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara positif di lingkungan masyarakat, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa mereka juga memiliki peran dan tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Bahrun.

Ia menambahkan, sinergi dengan instansi pemerintah seperti Puskesmas Simpong akan terus didorong untuk memberi ruang pembinaan yang lebih luas bagi Warga Binaan, khususnya mereka yang telah memenuhi persyaratan untuk menjalani program asimilasi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Simpong, Sumiatry Yanti Emping, menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Lapas Luwuk. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi lingkungan Puskesmas sekaligus menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkontribusi secara positif apabila diberikan kesempatan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Lapas Luwuk atas pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini. Kehadiran Warga Binaan sangat membantu dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan Puskesmas. Bagi masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan kesehatan, lingkungan yang bersih dan tertata tentu memberikan rasa nyaman,” ungkapnya.

Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga sarana bagi Warga Binaan untuk membangun kembali kepercayaan diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta belajar berinteraksi secara baik dengan masyarakat.

Pelaksanaan bakti sosial tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa proses pembinaan di Lapas Luwuk diarahkan untuk menghasilkan perubahan yang nyata, baik dalam diri Warga Binaan maupun melalui kontribusi positif yang dapat dirasakan masyarakat.

Melalui sinergi dengan berbagai instansi pemerintah, Lapas Luwuk terus berupaya mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki sikap, keterampilan, dan kepedulian sosial sebagai bekal untuk kembali menjadi bagian yang bermanfaat di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Luwuk

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0