Dari Rak Buku ke Wawasan Baru, Warga Binaan Lapas Tanjung Aktif Membaca di Perpustakaan
Tanjung, INFO_PAS — Deretan buku di perpustakaan menjadi pilihan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung untuk mengisi waktu pembinaan dengan aktivitas bermanfaat. Melalui kegiatan membaca, mereka berupaya menambah pengetahuan sekaligus memperluas wawasan sebagai bekal menjalani masa pembinaan.
Program literasi tersebut menjadi pembinaan kepribadian yang terus didorong Lapas Tanjung. Beragam koleksi buku tersedia dan dimanfaatkan oleh Warga Binaan untuk meningkatkan kemampuan berpikir, memperkaya pengetahuan, dan menumbuhkan minat baca.
Pada Selasa (2/6), petugas pembinaan Luthfi turut melakukan pendampingan dan pengawasan guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan kondusif. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku positif.
“Melalui membaca, Warga Binaan memperoleh banyak pengetahuan baru dan membangun pola pikir yang lebih terbuka. Kami berharap budaya literasi ini terus tumbuh dan menjadi kebiasaan bermanfaat,” harap Luthfi.
Salah seorang Warga Binaan berinisial Y rutin memanfaatkan perpustakaan untuk membaca berbagai buku yang tersedia. Ia merasakan manfaat besar dari kebiasaan tersebut karena mampu menambah wawasan dan memberikan motivasi untuk terus belajar.
“Setiap kali membaca, saya mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya belum saya ketahui. Kegiatan ini membuat waktu pembinaan terasa lebih bermanfaat dan memberikan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Y.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Robbyanor, menjelaskan fasilitas perpustakaan menjadi salah satu sarana pembinaan yang efektif untuk mendukung pengembangan kualitas diri Warga Binaan selama menjalani masa pidana. “Membaca bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga membantu membentuk karakter yang lebih baik. Karena itu, kami terus mendorong Warga Binaan untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana belajar dan pengembangan diri,” terangnya.
Melalui pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana pembinaan, Lapas Tanjung terus berkomitmen membangun budaya literasi di kalangan Warga Binaan. Diharapkan, kebiasaan membaca meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, dan menjadi bekal positif bagi Warga Binaan saat kembali berperan di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


