Dari Sampah Jadi Rupiah, Warga Binaan Lapas Luwuk Sulap Limbah Plastik Menjadi Bunga Sintetis
Luwuk, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk tunjukkan kreativitas melalui program pembinaan kemandirian dengan olah limbah plastik menjadi bunga sintetis yang bernilai ekonomi, Sabtu (13/6). Kegiatan yang dilaksanakan di area bimbingan kerja tersebut menjadi salah satu sarana pengembangan keterampilan sekaligus pemanfaatan limbah secara produktif.
Berbagai jenis limbah plastik bekas diolah menjadi aneka bunga sintetis dengan bentuk dan warna yang menarik. Dalam prosesnya, Warga Binaan dibimbing untuk mempelajari teknik pemilahan bahan, pembentukan kelopak bunga, hingga perakitan menjadi produk kerajinan yang siap dipasarkan.
Salah seorang Warga Binaan, O, mengaku memperoleh pengalaman dan keterampilan baru melalui kegiatan tersebut.
“Awalnya saya tidak menyangka limbah plastik bisa diubah menjadi bunga yang menarik dan memiliki nilai jual. Kegiatan ini membuat saya lebih produktif dan memberikan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari,” ungkapnya.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Luwuk, Andi Abdul Muis, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan mengembangkan keterampilan kerja Warga Binaan.
“Melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi bunga sintetis, Warga Binaan belajar berkreasi sekaligus memahami pentingnya pengelolaan limbah yang bernilai guna. Program seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, produktivitas, dan semangat untuk terus berkarya,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Maulana Luthfianto, mengapresiasi program pembinaan yang dilaksanakan Lapas Luwuk karena mampu menggabungkan aspek keterampilan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Program ini menunjukkan bahwa pembinaan dapat dilakukan melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Selain menghasilkan karya bernilai ekonomi, Warga Binaan juga memperoleh pengalaman yang dapat mendukung proses pembinaan mereka,” katanya.
Lapas Luwuk terus mendorong Warga Binaan kembangkan kreativitas dan keterampilan melalui kegiatan yang produktif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


