Dekat dan Terbuka, 'Wak Tardi' Jadi Solusi Transparansi Hak Warga Binaan di Lapas Pekanbaru

Dekat dan Terbuka, 'Wak Tardi' Jadi Solusi Transparansi Hak Warga Binaan di Lapas Pekanbaru

Pekanbaru, INFO_PASGuna tingkatkan kualitas pelayanan serta pastikan pemenuhan hak Warga Binaan optimal, jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru laksanakan kegiatan jemput bola melalui program “Waktunya Tanya Remisi dan Integrasi” (Wak Tardi), Rabu (10/6).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyambangi langsung setiap blok hunian Warga Binaan. Melalui pendekatan tersebut, petugas memberikan informasi yang komprehensif, transparan, dan mudah dipahami terkait hak-hak Warga Binaan, khususnya mengenai remisi dan program integrasi, seperti Asimilasi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB).

Program Wak Tardi merupakan inovasi Seksi Binadik Lapas Pekanbaru yang bertujuan memastikan seluruh Warga Binaan memperoleh informasi yang benar dan akurat terkait prosedur, persyaratan administrasi, serta tahapan pengusulan hak remisi dan integrasi.

Selain memberikan informasi, petugas juga membuka ruang dialog dengan Warga Binaan. Melalui komunikasi dua arah tersebut, Warga Binaan dapat mengajukan pertanyaan, menyampaikan kendala, serta mengutarakan berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembinaan maupun pengurusan hak-haknya.

Salah seorang Warga Binaan, R, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. “Kami jadi lebih paham tentang proses remisi dan persyaratannya. Biasanya hanya mendengar informasi dari sesama Warga Binaan, sekarang bisa langsung bertanya kepada petugas,” ujarnya.

Warga Binaan lainnya, F, juga menyampaikan apresiasi terhadap pendekatan yang dilakukan petugas. “Program ini sangat baik karena petugas datang langsung ke blok hunian. Kami jadi tidak ragu untuk bertanya dan lebih yakin terhadap informasi yang diberikan,” ungkapnya.

Kehadiran petugas secara langsung dinilai mampu memberikan kejelasan informasi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap layanan yang diberikan.

Kepala Seksi Binadik, Ridho Kurniawan, menegaskan bahwa Wak Tardi merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang humanis, informatif, dan transparan.

“Melalui pendekatan langsung ke blok hunian, kami ingin memastikan tidak ada Warga Binaan yang tertinggal informasi. Semua memiliki hak yang sama untuk memahami secara jelas proses remisi maupun program integrasi yang menjadi hak mereka,” tegas Ridho.

Melalui inovasi Wak Tardi, Lapas Pekanbaru hadirkan sistem pembinaan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pemenuhan hak Warga Binaan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang PASTI, yaitu Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif, serta memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pekanbaru

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0