Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas & Rutan Rutinkan Penggeledahan WBP

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas & Rutan Rutinkan Penggeledahan WBP

Dobo, INFO_PAS – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo lakukan penggeledahan rutin pada tiap blok hunian, Rabu (27/7). Giat ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Andrey Maspaitella.

Penggeledahan blok hunian dilakukan tepat pukul 09.00 WIT, diawali dengan arahan singkat kepada tim yang terdiri dari satuan pengamanan dan staf. “Saya berharap setiap penggeledahan blok hunian dilakukan dengan serius karena merupakan deteksi dini dari segala kemungkinan gangguan kamtib di Lapas,” harap Andrey.

Penggeledahan berlangsung selama satu jam dengan menyisir lima kamar hunian. Dari hasil penggeledahan tersebut, tim menemukan barang-brang yang seharusnya tidak berada di kamar hunian, yakni sendok makan alumunium dan kabel. Barang tersebut kemudian disita. Seluruh kegiatan penggeledahan berjalan dengan baik dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Lapas Dobo, Sonny Tanikwele, mengapresiasi seluruh tim yang telah melakukan penggeledaan dengan baik dan tetap berpedoman pada SOP. Ini merupakan langkah preventif terjadinya gangguan kamtib di Lapas.

“Tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tetap waspada. Walaupun selama penggeledahan tidak ditemukan barang-barang, seperti handphone dan narkoba, tapi kita tidak boleh terlena dengan hal itu dan menurunkan kewaspadaan kita. Ingat motto kita, waspada jangan-jangan,” pesan Sonny. 

Penggeledahan juga dilangsungkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Masohi, Rabu (27/7). Giat ini dilakukan untuk memastikan kondisi Rutan dalam keadaan kondusif dan aman setelah kembali dibukanya layanan kunjungan tatap muka.

Dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Ackmal M. Nur, beserta regu pengamanan yang tengah bertugas, penggeledahan menyasar Blok Pattimura yang merupakan blok narapidana yang sudah mendekati waktu bebas. Adapun yang menjadi sasaran utama penggeledahan adalah narkotika, handphone, dan barang-barang elektronik.

“Sudah hampir satu bulan layanan kunjungan tatap muka dibuka kembali sehingga dibutuhkan upaya preventif yang lebih dari sebelumnya untuk mencegah potensi gangguan kamtib. Apalagi, pada musim hujan saat ini ada jaringan listrik liar yang perlu dicegah supaya tidak terjadi musibah yang tidak diinginkan,” terang Ackmal.

Berdasarkan hasil penggeledahan, tidak ditemukan narkoba, handphone, dan sejenisnya, namun ditemukan beberapa barang inventaris kantor, seperti gelas kaca dan sendok besi. Atas temuan tersebut, Kepala Rutan Masohi, Bayu Muhammad, meminta petugas lebih bertanggung jawab dalam penggunaan Barang Milik Negara, terlebih barang pecah belah, seperti sendok maupun gelas kaca karena dapat memicu terjadinya gangguan kamtib di kamar hunian.

“Mari dengan sesama jaga kamtib kantor demi kebaikan bersama,” pesan Bayu. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Dobo, Rutan Masohi

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0