Dibentuk Menjadi 'Bejana Mulia', Warga Binaan Lapas Banjarmasin Ikuti Ibadah Penuh Makna

Dibentuk Menjadi 'Bejana Mulia', Warga Binaan Lapas Banjarmasin Ikuti Ibadah Penuh Makna

Banjarmasin, INFO_PAS - Warga Binaan Kristiani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin ikuti ibadah penuh makna di Gereja Oikumene, Kamis (30/4), sebagai bagian dari pembinaan kerohanian untuk membentuk karakter menjadi “bejana mulia”.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan. Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan, kemudian dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Kristina, S.Th.

Mengangkat firman dari Kitab Yeremia 18:1–6, Pdt. Kristina mengajak jemaat memahami bahwa kehidupan manusia ibarat tanah liat di tangan Tuhan—dibentuk, diperbaiki, bahkan diubah menjadi lebih baik sesuai kehendak-Nya. “Selama kita mau menjadi ‘lunak’ dan bersedia dibentuk, Tuhan akan menjadikan hidup kita lebih berarti dan berharga,” pesannya.

Pembina Gereja Oikumene, Erik Simanjuntak, menekankan pentingnya perubahan yang berangkat dari dalam diri. Menurutnya, karakter yang kuat jauh lebih bernilai dibanding sekadar penampilan luar.

“Kita diajak untuk mengutamakan pertumbuhan karakter Kristiani agar menjadi ‘bejana’ yang mulia di mata Tuhan,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, Bobby, mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari ibadah tersebut. “Saya belajar untuk menjadi hati yang lunak, mudah ditegur, dan mau berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter Warga Binaan.

“Kegiatan keagamaan menjadi fondasi dalam membentuk pribadi yang lebih baik. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Lapas Banjarmasin. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0