Ditempa Medan, Dibentuk Karakter, 375 CPNS Penjaga Tahanan Ikuti Pembaretan di Nusakambangan

Ditempa Medan, Dibentuk Karakter, 375 CPNS Penjaga Tahanan Ikuti Pembaretan di Nusakambangan

Cilacap, INFO_PAS – Sebanyak 375 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Penjaga Tahanan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah ikuti pembaretan di Nusakambangan, Selasa (1/9). Kegiatan ini bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, integritas, dan kesiapan CPNS sebagai Petugas Pemasyarakatan.

Sebelum mengikuti rangkaian pembaretan, seluruh peserta jalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan untuk pastikan kesiapan mengikuti seluruh tahapan kegiatan.

Rangkaian pembaretan diawali dengan long march dari Lapangan Tenis Lapas Batu menuju Pantai Permisan. Dalam perjalanan, para peserta harus melewati empat pos yang telah ditentukan. Di setiap pos, peserta menghadapi berbagai rintangan dan ujian yang menuntut ketahanan fisik, kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama.

Selain itu, dilakukan tes urine sebagai bagian dari pemeriksaan sekaligus bentuk komitmen peserta untuk menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

Setibanya di Pantai Permisan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pembaretan. Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, bersama Kepala Lapas Batu, Irfan, secara simbolis menyematkan baret kepada perwakilan CPNS.

Dalam sambutannya, Mardi Santoso menegaskan bahwa pembaretan bukan sekadar penyematan atribut pada seragam, tetapi memiliki makna sebagai simbol kehormatan, identitas, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab seorang Petugas Pemasyarakatan.

“Setelah baret ini melekat di kepala Saudara, harus melekat pula nilai-nilai pengabdian dalam setiap sikap dan tindakan,” tegas Mardi.

Mardi Santoso juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kehormatan baret dan seragam yang dikenakan. Setiap Petugas Pemasyarakatan memiliki amanah dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memberikan pelayanan, serta melaksanakan pembinaan dengan tetap menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.

“Jaga kehormatan baret, jaga kehormatan seragam, jaga integritas diri, dan jaga nama baik Pemasyarakatan,” pungkasnya.

Usai prosesi pembaretan, salah satu peserta, Hanin Sista Karenia, mengaku pembaretan menjadi pengalaman berharga sekaligus memberikan pelajaran tentang pentingnya ketahanan, kedisiplinan, dan kekompakan.

“Pembaretan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Kami belajar untuk tetap kuat, disiplin, dan saling mendukung dalam menghadapi setiap tantangan. Semoga apa yang kami dapatkan hari ini menjadi bekal untuk menjalankan tugas sebagai Petugas Pemasyarakatan,” ujar Karen.

Pembaretan tersebut diharapkan menjadi pengalaman penting bagi 375 CPNS dalam membangun karakter dan kesiapan menghadapi tantangan tugas Pemasyarakatan, sekaligus menanamkan nilai pengabdian sejak awal perjalanan mereka sebagai insan Pemasyarakatan. (afn)

 

Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0