Lapas Tolitoli Serahkan Enam Piala Hasil Karya Warga Binaan untuk Lomba Bintang Radio RRI
Tolitoli, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan. Terbukti, enam piala hasil karya kerajinan Warga Binaan diserahkan kepada Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Tolitoli, Rabu (2/9).
Penyerahan dilakukan oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, kepada Kepala LPP RRI Tolitoli, Agus, Keenam piala tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai hadiah dalam ajang Lomba Bintang Radio Indonesia yang diselenggarakan RRI Tolitoli memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 RRI.
Frengki mengatakan penyerahan piala tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Lapas terhadap kegiatan yang diselenggarakan RRI Tolitoli sekaligus sarana untuk memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan kepada masyarakat. “Ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan meningkatkan keterampilan. Kami berharap produk hasil karya Warga Binaan makin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas,” harapnya.
Menurut Frengki, kerja sama tersebut juga menjadi upaya Lapas Tolitoli dalam memperkuat sinergi dengan berbagai instansi di Kabupaten Tolitoli. Di sisi lain, keterlibatan produk Warga Binaan dalam kegiatan eksternal diharapkan menjadi media promosi sekaligus membuka peluang pemasaran produk hasil pembinaan kemandirian.
“Setiap kesempatan untuk menampilkan produk Warga Binaan merupakan proses pembinaan. Kami ingin produk-produk ini tidak hanya dibuat di Lapas, tetapi juga dikenal, digunakan, dan diterima oleh masyarakat,” tambah Frengki.
Selaku Kepala LPP RRI Tolitoli, Agus menyampaikan apresiasi atas dukungan Lapas Tolitoli terhadap pelaksanaan Lomba Bintang Radio Indonesia. “Piala hasil karya Warga Binaan ini tidak hanya menjadi hadiah bagi para pemenang, tetapi juga menunjukkan Warga Binaan memiliki kreativitas dan keterampilan yang menghasilkan karya bernilai,” ungkapnya.
Ke depan, Lapas Tolitoli akan terus mendorong pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui promosi langsung, publikasi media, dan penguatan kerja sama dengan berbagai pihak eksternal. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses pemasaran sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


