Dorong Pembinaan Anak Humanis, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Tusi LPKA

Dorong Pembinaan Anak Humanis, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Tusi LPKA

Martapura, INFO_PAS - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyadi, perkuat tugas pokok dan fungsi (tusi) jajaran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, Selasa (24/2). Penguatan ini bagian dari upaya tingkatkan pemahaman dan kapasitas petugas dalam jalankan tusi di LPKA secara humanis, edukatif, dan penuh empati.

“Kita memikul amanah besar negara dalam membina anak-anak yang sedang berhadapan dengan hukum agar kembali menjadi generasi yang lebih baik. Paradigma Pemasyarakatan adalah pembinaan dan reintegrasi sosial. Terlebih di LPKA, pendekatannya harus lebih humanis, mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan, edukatif, bersifat mendidik atau pembelajaran, dan penuh empati, memahami merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain,” ujarnya.

Kakanwil berpesan agar jajaran LPKA menghindari kekerasan dan membangun suasana yang ramah anak. Berfokus pada pendidikan, keterampilan, serta pembinaan mental dan spiritual. Keberhasilan LPKA tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi dari sejauh mana terjadi perubahan perilaku Anak Binaan selama menjalani proses pembinaan.

“Fungsi pembinaan harus optimal, pastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan, pembinaan kepribadian dan kemandirian, serta pembimbingan keagamaan. Hal tersebut dilaksanakan melalui pendekatan humanis dan psikologis dengan komunikasi yang mendidik, tegas, dan mengayomi tanpa cara-cara represif,” tambahnya.

Ia meminta seluruh pegawai menjaga integritas dan keteladanan sebagai kunci profesionalisme, menghindari setiap bentuk penyimpangan, serta tetap mengutamakan keamanan tanpa menghilangkan suasana pembinaan. Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga harus diperkuat guna mendukung reintegrasi sosial, disertai tertib administrasi dan pelaporan yang akuntabel sebagai wujud pertanggungjawaban kinerja.

“Setiap ASN Pemasyarakatan adalah representasi negara. Laksanakan tugas sesuai SOP dan ketentuan, landasi rasa tanggung jawab dan kesungguhan. Integritas adalah harga diri. Loyalitas kepada organisasi, kejujuran, dan konsistensi antara ucapan dan tindakan harus dijaga. Jangan pernah menggadaikan kehormatan demi keuntungan sesaat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima rumah dinas eks Rubpasan Banjarmasin oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Azhar, Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy.

“Rumah dinas merupakan aset negara yang harus dirawat dan dimanfaatkan sesuai peruntukan sebagai bentuk amanah,” pesan Kakanwil.

Sementara itu, Dwi Hartono, mengaku siap menindaklanjuti seluruh arahan yang disampaikan Kakanwil, dengan memperkuat pembinaan secara humanis, edukatif dan penuh empati. 

“Bagi kami, setiap Anak Binaan memiliki masa depan yang harus diselamatkan. Penguatan ini semakin memantapkan komitmen kami untuk membina dengan pendekatan yang penuh empati, tanpa kekerasan, serta berfokus pada pendidikan dan perubahan perilaku,” ucapnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Kalsel

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0