Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bulukumba Tebar 2.000 Benih Nila
Bulukumba, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba tebar 2.000 ekor benih ikan nila di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Panrita Lopi, Jumat (23/10). Kegiatan ini dukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Penebaran benih ikan dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kakanwil Ditjenpas Sulsel), Hernowo Sugiastanto, bersama Kepala Lapas Bulukumba, Mansur, serta para kepala bidang yang mendampingi kunjungan kerja di Lapas Bulukumba.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Melalui budi daya ikan nila, Lapas Bulukumba memanfaatkan kolam yang tersedia untuk menghasilkan pangan sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada Warga Binaan. Mereka diharapkan dapat mempelajari proses budi daya ikan, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, dan pemantauan pertumbuhan hingga pengelolaan hasil panen.
Kepala Lapas Bulukumba menyebut pihaknya akan terus mengembangkan SAE Panrita Lopi sebagai pusat kegiatan produktif.
“Kami berkomitmen mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas melalui kegiatan nyata, salah satunya pengembangan budi daya ikan nila di SAE Panrita Lopi. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami berharap budi daya ini berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang bermanfaat,” ungkap Mansur.
Kakanwil Ditjenpas Sulsel mengapresiasi langkah Lapas Bulukumba kembangkan kegiatan produktif yang sejalan dengan agenda ketahanan pangan dan pembinaan Warga Binaan.
“Program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan harus mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dikelola dengan baik sehingga menghasilkan panen yang optimal dan menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan,” ujar Hernowo.
Dengan dukungan berbagai pihak, SAE Panrita Lopi diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan yang produktif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Bulukumba
What's Your Reaction?


