Jumat Penuh Berkah, Lapas Wahai Panen 5 Kg Tomat Hasil Pemberdayaan Warga Binaan
Wahai, INFO_PAS – Di Jumat (23/10) yang penuh berkah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai panen 5 kilogram tomat hasil budidaya Warga Binaan di area pertanian Lapas. Panen ini bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus wujud syukur atas hasil yang diperoleh.
Kegiatan panen dilaksanakan oleh Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, bersama jajaran pembinaan dan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Angkatan I Batch II. La Joi menyebut hasil panen tersebut merupakan buah dari perawatan tanaman secara berkelanjutan.
“Panen kali ini merupakan panen sisa setelah tanaman tomat dipanen secara berkala sebanyak sembilan kali. Dengan usia tanaman kurang lebih tiga bulan, panen tersebut diperkirakan menjadi panen terakhir dari tanaman yang telah melewati masa produktifnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan hortikultura menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian. Selain mempelajari teknik budidaya tanaman, Warga Binaan juga dilatih untuk bertanggung jawab dan bekerja sama.
“Warga Binaan turut berperan dalam perawatan, penyiraman, hingga menjaga kondisi tanaman agar tumbuh dengan baik. Dengan tekun, mereka merawat tanaman hingga menghasilkan buah yang dapat dipanen,” tambah Joi.
Sementara itu, Indrawati Niapele, salah satu peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Angkatan I Batch II, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan panen. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari proses budidaya sekaligus melihat hasil perawatan tanaman secara langsung.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa momentum Jumat Berkah jadi kesempatan untuk mensyukuri hasil kerja bersama.
“Di Jumat yang penuh berkah ini, mari kita syukuri hasil yang telah diperoleh. Setiap hasil merupakan anugerah sekaligus pengingat bahwa kerja keras, ketekunan, dan kepedulian dapat memberikan manfaat. Saya berharap kegiatan ini terus memotivasi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri,” ujarnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


