Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Karang Intan Panen 100 Kg Kangkung dan Tanam 500 Bibit Terung

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Karang Intan Panen 100 Kg Kangkung dan Tanam 500 Bibit Terung

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan panen 100 kg sayuran kangkung di Sarana Asimilasi dan Edukasi 1, Senin (15/6). Selain menghasilkan produksi pangan bermanfaat, kegiatan pertanian ini memberikan dampak positif dalam membangun kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab Warga Binaan dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan. Hasil panen kangkung tersebut juga berkontribusi dalam ketersediaan bahan pangan sehat di Lapas.

Panen tersebut dilaksanakan oleh Warga Binaan dengan pendampingan dan pengawasan langsung oleh petugas Seksi Kegiatan Kerja, Yudi Atmajaya. Ia menyampaikan kegiatan pertanian ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Kegiatan ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang kami dampingi sejak awal. Harapannya, keterampilan ini menjadi bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat agar dapat lebih produktif dan mandiri,” harap Yudi,

Salah satu Warga Binaan berinisial BD mengungkapkan rasa antusias dan apresiasinya terhadap kegiatan pembinaan tersebut. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pertanian ini. Selain menambah keterampilan, kami juga belajar disiplin dan kerja sama. Hasilnya juga bisa kami lihat langsung dari panen ini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan panen kangkung ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian Warga Binaan dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata, baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, pada Rabu (17/6) dilakukan penanaman 500 bibit terung ungu dalam kegiatan budidaya di area pertanian Lapas. Budidaya terung ungu tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang mendorong tumbuhnya sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja positif bagi Warga Binaan. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan produktif, Warga Binaan diharapkan mengembangkan keterampilan yang dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain memberikan manfaat bagi Warga Binaan, program budidaya pertanian juga mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan Lapas. Hasil panen yang nantinya diperoleh diharapkan memberikan nilai manfaat ekonomi sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara berkelanjutan.

Dengan didampingi dan diawasi petugas seksi kegiatan kerja, Muhamad Nor, Warga Binaan melaksanakan proses penanaman secara tertib dan penuh semangat, mulai dari persiapan lahan hingga penanaman bibit terung ungu. Ia menjelaskan budidaya terung ungu merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Warga Binaan tidak hanya belajar teknik dasar pertanian, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya kerja sama dalam mencapai hasil yang baik. Kami berharap keterampilan yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” harap Nor.

Menurutnya, program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Lapas juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai produktivitas dan semangat berkarya kepada Warga Binaan. “Penanaman 500 bibit terung ungu ini merupakan upaya kami dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pembinaan kemandirian. Dengan terlibat langsung dalam proses budidaya, Warga Binaan  memperoleh pengalaman dan keterampilan bernilai guna untuk masa depan mereka,” tambahnya.

Melalui budidaya terung ungu, Lapas Narkotika Karang Intan terus memperkuat program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan keterampilan Warga Binaan. Program ini menjadi bukti proses pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga mendorong lahirnya pribadi yang lebih produktif, terampil, dan siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan secara produktif. Dengan semangat pembinaan berkelanjutan, Lapas berharap Warga Binaan memperoleh pengalaman berharga yang menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0