Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parigi Panen 53 Kilogram Ikan di Area SAE

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parigi Panen 53 Kilogram Ikan di Area SAE

Parigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi sukses memanen 53 kilogram ikan air tawar jenis mujair dan nila di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Rabu (8/7). Hasil panen tersebut menjadi kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif.

Panen dipimpin langsung Pelaksana Tugas Kepala Lapas Parigi, I Wayan Widana, bersama jajaran petugas dan Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian bidang perikanan. Ikan yang telah mencapai ukuran konsumsi selanjutnya didistribusikan ke dapur Lapas untuk diolah sebagai bahan makanan bagi Warga Binaan.

Wayan mengatakan hasil panen tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Lapas, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan Warga Binaan. "Hasil panen ini langsung kami serahkan ke bagian dapur Lapas untuk diolah menjadi bahan makanan bagi Warga Binaan. Langkah ini memiliki manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan melalui praktik budidaya perikanan," jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan yang mengikuti program tersebut, LH,  bersyukur mendapat kesempatan belajar budidaya ikan selama menjalani masa pidana. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Keterampilan ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat dan mudah-mudahan dapat kami manfaatkan untuk mencari nafkah setelah bebas nanti," ungkap LH.

Keberhasilan panen tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman. Menurutnya, program pembinaan yang menghasilkan karya nyata merupakan bukti Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi.

"Hasil panen ini menunjukkan pembinaan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata. Tidak hanya bagi Warga Binaan, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah," puji Herman.

Herman berharap keberhasilan tersebutdipertahankan dan dikembangkan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah sebagai upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat kualitas pembinaan. “Setiap UPT memiliki potensi yang dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," tambahnya.

Program budidaya ikan merupakan implementasi Asta Cita Presiden RI yang diterjemahkan melalui 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Melalui program pembinaan kemandirian berkelanjutan, Lapas Parigi berkomitmen terus menghadirkan pembinaan produktif dan berdampak. Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut diharapkan mencetak Warga Binaan yang lebih mandiri, memiliki keterampilan, dan siap menjalani kehidupan baru setelah menyelesaikan masa pidananya. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Parigi

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0