Dukung Ketahanan Pangan, SAE Rutan SoE Panen 30 Kilogram Buncis
SoE, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE kembali panen hasil pertanian di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (13/7). Sebanyak 30 kilogram buncis berhasil dipanen sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Panen dilakukan petugas bersama tiga Warga Binaan yang terlibat dalam seluruh proses budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Buncis dibudidayakan selama kurang lebih dua bulan hingga siap dipanen. Hasil panen selanjutnya dimanfaatkan sebagai tambahan bahan pangan di dapur Rutan SoE, dipasarkan kepada petugas, serta dipasok ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, mengatakan kegiatan pertanian di lahan SAE tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga jadi sarana pembelajaran bangun keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.
"Melalui kegiatan ini mereka memperoleh keterampilan, menumbuhkan etos kerja, disiplin, serta rasa tanggung jawab sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Nurzaman.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan SAE akan terus dioptimalkan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus pelaksanaan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan.
Petugas pengelola SAE Rutan SoE, Juan Sau, menjelaskan keberhasilan panen merupakan hasil kerja sama antara petugas dan Warga Binaan selama proses budidaya.
"Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, penyiraman, pemupukan hingga panen dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan petugas. Selain menghasilkan panen, kegiatan ini juga memberikan pengalaman dan keterampilan bertani yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat," jelas Juan.
Salah seorang Warga Binaan, Y, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti pembinaan di lahan SAE.
"Saya bersyukur diberi kesempatan mengikuti kegiatan pertanian di Rutan SoE. Selama dua bulan kami belajar bagaimana menanam, merawat, hingga memanen buncis. Pengalaman ini sangat berharga dan menjadi bekal bagi saya untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkap YS.
Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan SoE terus hadirkan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan SoE
What's Your Reaction?


