Dukung Kualitas Pembinaan, Lapas Luwuk Gandeng PT Donggi Senoro LNG
Luwuk, INFO_PAS – Komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk. Pada Kamis (19/2), Lapas Luwuk menerima kunjungan dari PT Donggi Senoro LNG untuk menindaklanjuti proposal kerja sama budidaya ikan lele yang sebelumnya telah diajukan.
Kunjungan tersebut diwakili oleh dua perwakilan perusahaan dan disambut langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, bersama Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Rudi Santoso. Dalam agenda tersebut, PT Donggi Senoro LNG melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi yang direncanakan sebagai area budidaya ikan lele oleh Warga Binaan. Rombongan juga melihat berbagai program pembinaan kemandirian yang telah berjalan, seperti bengkel kerja dan mebel, guna memperoleh gambaran komitmen Lapas dalam memberdayakan Warga Binaan secara produktif dan berkelanjutan.
Bahrun menegaskan kerja sama dengan pihak swasta merupakan langkah strategis dalam memperkuat pembinaan berbasis produktivitas sekaligus wujud nyata core value PRIMA. “Budidaya ikan lele ini kami rancang sebagai program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Melalui sinergi dengan PT Donggi Senoro LNG, kami ingin memastikan Warga Binaan memiliki keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi. Kami terus berupaya memberikan layanan pembinaan yang profesional, transparan, dan berdampak nyata,” ungkapnya.
Perwakilan PT Donggi Senoro LNG, Anton, menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan paparan yang diberikan jajaran Lapas Luwuk. “Kami melihat adanya keseriusan dan kesiapan dari Lapas Luwuk dalam mengembangkan program budidaya ikan lele ini. Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangun kemandirian dan harapan baru bagi Warga Binaan. Kami juga mengapresiasi keterbukaan dan profesionalisme yang ditunjukkan yang mencerminkan budaya kerja yang prima,” pujinya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan mendorong agar kolaborasi ini segera ditindaklanjuti. “Sinergi dengan dunia usaha seperti PT Donggi Senoro LNG merupakan kolaborasi strategis yang patut diapresiasi. Pembinaan kemandirian harus terus diperkuat agar Warga Binaan memiliki kompetensi dan daya saing setelah bebas nanti,” tegasnya.
Kegiatan kunjungan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, serta tetap mengedepankan prosedur keamanan yang berlaku di lingkungan Pemasyarakatan. Lapas Luwuk menunjukkan keterbukaan dan kesiapan dalam membangun kolaborasi dengan pihak eksternal demi optimalisasi pembinaan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama konkret yang dapat mendukung optimalisasi program pembinaan kemandirian di Lapas Luwuk sekaligus wujud nyata kolaborasi antara Pemasyarakatan dan sektor industri dalam membangun sumber daya manusia yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


