Lapas Banjarmasin Apresiasi Peserta Pelatihan Sablon, Siapkan Produk UMKM Baru
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin berikan apresiasi kepada peserta pelatihan sablon melalui penyerahan sertifikat sebagai tanda telah menyelesaikan rangkaian pelatihan kepada 30 Warga Binaan, Kamis (30/7). Pelatihan yang berlangsung selama tiga kali pertemuan tersebut merupakan program pembinaan kemandirian yang terlaksana melalui dukungan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan sebagai upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan bernilai ekonomi sekaligus mendorong lahirnya produk UMKM baru di Lapas Banjarmasin.
Selama tiga kali pertemuan, para peserta mendapatkan materi praktik penyablonan kaos, mug, dan pembuatan lanyard ID card. Seluruh materi disampaikan secara langsung oleh instruktur dari Rumah Kaos Warna Banjarbaru yang membimbing peserta mulai dari pengenalan teknik penyablonan, penggunaan peralatan, hingga proses produksi. Rangkaian pelatihan dirancang agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan menjadi bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat sekaligus awal lahirnya produk UMKM baru dari Lapas Banjarmasin. "Semoga pelatihan ini bermanfaat untuk kita semua, terkhusus bagi Warga Binaan. Mudah-mudahan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami juga berharap pelatihan ini menjadi cikal bakal lahirnya produk UMKM baru sehingga ke depannya hasil karya sablon ini dipromosikan kepada masyarakat," harapnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial DY bersyukur mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai. Pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk membuka peluang usaha di kemudian hari.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini dari awal sampai selesai. Kami diajarkan cara menyablon kaos, mug, hingga membuat lanyard ID card. Ilmu yang kami sangat bermanfaat dan mudah-mudahan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Terima kasih kepada Lapas Banjarmasin, PT Pelindo, dan para instruktur yang telah memberikan kesempatan belajar kepada kami," ungkap DY.
Sementara itu, Konsultan TJSL PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan, Rafy Setya, mengapresiasi semangat para Warga Binaan yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai. "Kami mengapresiasi semangat para Warga Binaan yang mengikuti pelatihan ini sejak pertemuan pertama hingga terakhir. Semangat belajar yang ditunjukkan sangat baik. Mudah-mudahan pada pelatihan-pelatihan berikutnya makin banyak Warga Binaan yang termotivasi untuk ikut serta dan terus mengembangkan keterampilannya," ungkapnya.
Melalui keterampilan yang telah diperoleh, Warga Binaan diharapkan memiliki bekal untuk membangun usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat. Kemampuan tersebut juga diharapkan melahirkan produk-produk sablon unggulan yang memperkaya ragam UMKM Lapas Banjarmasin serta memiliki daya saing dan nilai jual di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


