MPLS PKBM Lapas Pangkalpinang Tanamkan Nilai ESQ Warga Binaan
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tanamkan nilai Emotional Spiritual Quotient (ESQ) kepada 84 Warga Binaan siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pengayoman Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (30/7). Kegiatan ini menjadi bekal awal bagi peserta untuk membangun karakter, meningkatkan motivasi belajar, dan mempersiapkan diri mengikuti proses pendidikan.
Materi ESQ disampaikan oleh petugas Lapas Pangkalpinang, Hefin Satria, melalui metode ceramah, diskusi, dan refleksi. Ia mengajak para peserta memahami pentingnya mengelola emosi, memperkuat nilai spiritual, dan membangun pola pikir positif sebagai fondasi perubahan diri.
Hefin menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik. "Melalui materi ESQ ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa perubahan dimulai dari diri sendiri. Ketika emosi dikelola dengan baik dan nilai spiritual makin kuat, semangat belajar dan kesiapan menjadi pribadi yang lebih baik juga akan tumbuh," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Idham Arafah, menegaskan pembinaan karakter merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Lapas. Penguatan aspek emosional dan spiritual menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.
"PKBM bukan hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga membentuk karakter. Kami berharap seluruh peserta mengendalikan emosi, memperkuat spiritualitas, dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai proses pembinaan," pinta Idham.
Salah satu peserta MPLS berinisial SA memperoleh pengalaman berharga dari materi ESQ. “Saya merasa lebih termotivasi untuk belajar, memahami pentingnya mengendalikan emosi, dan memiliki keyakinan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani pembinaan di Lapas,“ tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalpinang berharap siswa baru PKBM Pengayoman memiliki kesiapan mental, emosional, dan spiritual dalam mengikuti pendidikan. Ke depan, pembentukan karakter akan terus diperkuat melalui pembelajaran PKBM sebagai bekal kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


