Dukung Manajemen Talenta, 12 Pegawai Kanwil Ditjenpas Sultra Ikuti ProASN di BKN Kendari

Dukung Manajemen Talenta, 12 Pegawai Kanwil Ditjenpas Sultra Ikuti ProASN di BKN Kendari

Kendari, INFO_PAS – Sebanyak 12 pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) ikuti Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kendari, Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara dalam rangka Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Instansi Pemerintah untuk Mewujudkan Asta Cita dan Visi Kepala Daerah.

Profiling ASN jadi bagian penting dalam proses pemetaan potensi dan kompetensi aparatur. Data yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penerapan manajemen talenta yang lebih objektif, terukur, dan berbasis kompetensi.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, mengatakan keikutsertaan pegawai dalam ProASN merupakan langkah strategis untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam membangun manajemen talenta ASN.

“Melalui profiling ini, kita dapat memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara lebih objektif, sehingga ke depan dapat mendukung pengembangan karier dan penerapan manajemen talenta di lingkungan organisasi,” ujar Sulardi.

Menurutnya, pemetaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengetahui kemampuan pegawai, tetapi juga menjadi instrumen dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tepat untuk mendukung pencapaian target dan kebutuhan organisasi.

“Kita berharap hasil profiling ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi masing-masing pegawai. Dengan begitu, pengembangan kompetensi maupun penempatan pegawai dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai kebutuhan organisasi dan prinsip merit,” tambahnya.

Penerapan manajemen talenta melalui ProASN juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja. Pemetaan talenta diharapkan mampu menghasilkan basis data ASN yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pengembangan karier, pengisian jabatan, serta peningkatan kapasitas aparatur.

Sementara itu, salah satu peserta ProASN, La Rahman, menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pegawai untuk mengenali potensi dan kompetensi yang dimiliki.

“Bagi kami sebagai peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi dan potensi yang kami miliki. Hasilnya tentu dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan kinerja yang lebih baik bagi organisasi,” kata La Rahman.

Peserta mengikuti rangkaian asesmen yang diselenggarakan melalui instrumen ProASN BKN. Proses tersebut diharapkan menghasilkan data profil ASN yang dapat jadi salah satu dasar dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia aparatur.

Bagi Ditjenpas Sultra, keikutsertaan dalam ProASN jadi bagian dari komitmen untuk mendukung transformasi pengelolaan sumber daya manusia berbasis sistem merit. Langkah ini sekaligus memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi kebutuhan kompetensi ASN yang semakin dinamis.

Melalui penerapan manajemen talenta yang terarah, ASN diharapkan dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai potensi serta kompetensinya, sehingga mampu memberikan kontribusi optimal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, profesional, dan berdampak. (afn)

 

Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Sultra

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0