Lapas Kelas I Surabaya Gandeng Puskesmas Jabon, 100 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Lapas Kelas I Surabaya Gandeng Puskesmas Jabon, 100 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sidoarjo, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya terus berkomitmen menjaga kesehatan Warga Binaan melalui layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Bekerja sama dengan Puskesmas Jabon, Lapas Kelas I Surabaya laksanakan pemeriksaan kesehatan bagi 100 Warga Binaan di Blok A pada Rabu (26/8)

Kegiatan ini menjadi upaya Lapas Kelas I Surabaya dalam memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau selama menjalani masa pidana. Pemeriksaan dilakukan secara langsung oleh tenaga kesehatan dengan memperhatikan berbagai aspek kesehatan dasar hingga pemeriksaan yang berkaitan dengan deteksi penyakit tertentu.

Kepala Seksi Perawatan, Mohammad Aminudin, menyampaikan pemeriksaan kesehatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai perhatian terhadap kesehatan Warga Binaan. “Kami berupaya memastikan pemeriksaan kesehatan dapat terus berlangsung secara rutin dan menyeluruh. Dengan adanya kegiatan seperti ini, kondisi kesehatan Warga Binaan terpantau sehingga apabila ditemukan adanya keluhan atau indikasi penyakit, bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara cukup menyeluruh. Yusuf, Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Jabon, menjelaskan pemeriksaan mencakup beberapa indikator kesehatan dasar dan pemeriksaan penunjang. “Pemeriksaannya meliputi tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut. Kami juga melakukan tes darah, seperti pemeriksaan gula darah dan kolesterol. Selain itu ada pemeriksaan urine dan dahak untuk mendukung deteksi kondisi kesehatan tertentu, termasuk skrining Tuberculosis,” jelasnya.

Pemeriksaan tersebut tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan saat pemeriksaan berlangsung, tetapi juga membantu tenaga kesehatan memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masing-masing peserta. Hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan pemantauan dan tindak lanjut apabila terdapat Warga Binaan yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut.

Salah seorang Warga Binaan berinisial B mengapresiasi adanya  pemeriksaan kesehatan yang digelar di Lapas. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kemudahan bagi Warga Binaan untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus keluar dari lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengetahui kondisi kesehatan secara langsung. Pemeriksaannya juga lengkap dan yang paling membantu, semuanya gratis tanpa dipungut biaya,” ungkap B. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0